Hubungan Higiene Perorangan dengan Seroprevalensi Toksoplasmosis pada Ibu Hamil di Puskesmas Ajung, Kabupaten Jember
| dc.contributor.author | Dyah Ayu Yogi Kusuma | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-10T01:41:10Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-20 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 10 Juni 2026_Kholif Basri :: Finalisasi Repositori File 10 Juni 2026_Kurnadi | |
| dc.description.abstract | Toksoplasmosis merupakan penyakit zoonosis yang terjadi akibat infeksi parasit Toxoplasma gondii. Infeksi T. gondii pada ibu hamil berisiko menyebabkan toksoplasmosis kongenital pada janin. Penularan toksoplasmosis umumnya terjadi melalui jalur oral, seperti konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi ookista dari kotoran kucing (inang definitif). Oleh karena itu, higiene perorangan dapat menjadi faktor risiko penyebab toksoplasmosis, terutama pada ibu hamil. Kecamatan Ajung merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Jember dengan angka kematian bayi yang relatif tinggi, sehingga toksoplasmosis kongenital diduga berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik sosiodemografi, seroprevalensi toksoplasmosis, dan hubungan antara higiene perorangan dengan seroprevalensi toksoplasmosis pada ibu hamil di Puskesmas Ajung, Kabupaten Jember. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional yang dilaksanakan di Puskesmas Ajung, Kabupaten Jember. Pemeriksaan serologis dilakukan di Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Jember pada bulan September hingga Desember 2025. Sampel penelitian ini adalah serum darah ibu hamil trimester satu dan dua yang melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Ajung, Kabupaten Jember. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik consecutive sampling. Data primer penelitian diperoleh melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner dan melalui pemeriksaan serologis ELISA, sedangkan data sekunder diperoleh melalui buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat (uji spearman rank, chi square, dan fisher’s exact ). Hasil penelitian ini menunjukkan seroprevalensi toksoplasmosis pada ibu hamil yang cukup tinggi, yaitu sebesar 94,5%. IgM positif sebanyak 33%, IgG positif sebanyak 5,5%, dan positif IgM dan IgG sebesar 56%. Sebagian besar ibu hamil di Puskesmas Ajung memiliki tingkat higiene perorangan baik, namun tidak berhubungan dengan seroprevalensi toksoplasmosis (p-value < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, higiene perorangan tidak terbukti menjadi faktor risiko terjadinya toksoplasmosis pada ibu hamil di Puskesmas Ajung, Kabupaten Jember. Tingkat higiene perorangan pada ibu hamil tergolong baik, namun ditemukan angka seroprevalensi yang sangat tinggi. Terdapat kemungkinan infeksi ini disebabkan oleh faktor risiko lain, sehingga diperlukan peningkatan upaya pencegahan melalui edukasi mengenai toksoplasmosis, khususnya bagi wanita dan ibu hamil. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. dr. Yunita Armiyanti, M. Kes. Sp. Par. K Dosen Pembimbing Anggota: ---- | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8505 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran | |
| dc.subject | Toksoplasmosis | |
| dc.subject | penyakit zoonosis | |
| dc.subject | infeksi parasit | |
| dc.subject | Toxoplasma gondii | |
| dc.title | Hubungan Higiene Perorangan dengan Seroprevalensi Toksoplasmosis pada Ibu Hamil di Puskesmas Ajung, Kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
