Ketegangan Ekonomi Antara Jepang dan Korea Selatan Tahun 2019

dc.contributor.authorMohammad Reza Muizzul Pasha
dc.date.accessioned2026-03-14T03:48:25Z
dc.date.issued2022-11-22
dc.descriptionReupload file repositori 04 Mar 2026_Maya
dc.description.abstractHubungan Jepang-Korea Selatan sering digambarkan sebagai "politik dingin, ekonomi panas". Selain dari sisi ekonomi yang hangat, ikatan politik kedua negara sebenarnya tidak terlalu erat. Kedua negara memiliki sejarah yang rumit karena Korea dijajah oleh Jepang selama Perang Dunia II. Masalah historis ini menyebabkan Korea Selatan secara hukum memaksa perusahaan manufaktur Jepang seperti Nippon Steel, Sumitomo Metal, dan Mitsubishi Heavy Industries untuk membayar ganti rugi kepada orang Korea yang dipaksa melakukan pekerjaan Jepang selama Perang Dunia II. Masalah meningkat menjadi serangkaian sengketa perdagangan, dengan Jepang menanggapi tuntutan ini dengan memberlakukan pembatasan ekspor dan mengeluarkan Korea Selatan dari daftar putih perdagangannya. Korea Selatan kemudian menyerang lagi dengan memboikot produk dan pariwisata Jepang dan menghapus Jepang dari daftar putihnya. Terlepas dari kerumitan masalah tersebut, masalah tersebut diangkat dalam konferensi bilateral yang diadakan di Tokyo pada Oktober 2019 antara Perdana Menteri Korea Selatan dan Jepang. Artikel ini berfokus pada analisisnya tentang dampak saling ketergantungan ekonomi antar negara pada konflik Jepang-Korea Selatan pada 2019 dan ketegangan selanjutnya. Studi ini menggunakan konsep mekanisme sebab akibat untuk mengidentifikasi hubungan sebab akibat antara saling ketergantungan ekonomi dan konflik politik. Dalam karya ini, kami menggunakan metode penelitian kualitatif dan mengumpulkan informasi melalui tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketegangan, Jepang dan Korea Selatan berdampak pada beberapa sektor di Jepang dan Korea Selatan. Terutama dalam perdagangan internasional. Hal itu disebabkan adanya interdependensi yang kuat dan terbangun sejak lama dari kedua negara. Pasca konflik memanas, kedua negara sepakat untuk memperbaiki hubungan ekonomi mereka dengan jalur negosiasi. Terpenuhinya kepentingan ekonomi kedua negara dan ketergantungan atas ekonomi keduannya membuat praktik rekonsiliasi ini terjadi.
dc.description.sponsorshipDPU: Suyani Indriastuti, S.Sos., M.Si., Ph.D DPA: Agus Trihartono, S.Sos., MA., Ph.D
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5357
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
dc.subjectKetegangan Ekonomi
dc.titleKetegangan Ekonomi Antara Jepang dan Korea Selatan Tahun 2019
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
MOHAMMAD REZA MUIZZUL PASHA - 150910101022.pdf
Size:
981.37 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: