Analisis Efektivitas Regimen BPALM terhadap Treatment Success Rate dan Time to Sputum Culture Conversion pada Pasien TB-RO : Studi Kohort Retrospektif di RSD dr. Soebandi dan RS Paru Jember

dc.contributor.authorRinad Alamanda Putri
dc.date.accessioned2026-07-31T06:52:22Z
dc.date.issued2026-07-30
dc.descriptionFinalisasi Hasyim/Agustus 2026
dc.description.abstractTuberkulosis Resisten Obat (TB-RO) merupakan ancaman kesehatan global yang memerlukan manajemen terapi intensif. Paduan BPaLM (Bedakuilin, Pretomanid, Linezolid, dan Moksifloksasin) direkomendasikan sebagai standar pengobatan baru dengan durasi yang lebih singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas regimen BPaLM dibandingkan regimen non-BPaLM terhadap luaran klinis yang diukur melalui Treatment Success Rate (TSR) dan Time to Sputum Culture Conversion (TSCC) pada pasien TB-RO. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain kohort retrospektif. Data dikumpulkan melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) periode November 2023 hingga Desember 2025 di RSD dr. Soebandi dan RS Paru Jember. Dari total populasi, sebanyak 155 pasien memenuhi kriteria inklusi. Analisis data untuk TSR menggunakan uji Chi-Square dan Binnary Logistic Regression, sedangkan untuk TSCC menggunakan analisis kelangsungan hidup Kaplan-Meier dan Cox Regression Model Interaction. Profil sosiodemografi dan klinis menunjukkan mayoritas pasien adalah lakilaki (58,7%), berusia antara kurang dari 60 tahun (26,5%), memiliki status pengobatan baru (74,8%), dan terdiagnosis TB-RR (58,1%). Angka keberhasilan pengobatan (TSR) secara keseluruhan mencapai 69%, di mana persentase keberhasilan kelompok BPaLM (77,8%) lebih tinggi dibandingkan kelompok nonBPaLM (61,5%). Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa pasien yang menerima regimen BPaLM memiliki peluang keberhasilan pengobatan 14 kali lebih tinggi dibandingkan pengguna non-BPaLM (aOR=14,000; 95% CI=2,554-76,744). Pada evaluasi TSCC, penggunaan regimen yeng berinteraksi dengan jenis kelamin terbukti memengaruhi percepatan konversi dahak secara signifikan (p=0,039; HR=2,946; 95% CI=1,059-8,196), di mana 100% pasien BPaLM mencapai konversi dahak negatif dalam waktu 5 bulan, lebih cepat dibandingkan kelompok non-BPaLM yang membutuhkan waktu hingga 9,3 bulan. Regimen BPaLM terbukti secara signifikan lebih efektif dibandingkan regimen non-BPaLM karena mampu memberikan peluang keberhasilan terapi (TSR) yang jauh lebih tinggi dan waktu konversi kultur dahak (TSCC) yang lebih cepat, di mana percepatan konversi ini turut dipengaruhi oleh interaksi faktor jenis kelamin pada pasien TB-RO.
dc.description.sponsorshipDr. apt.Afifah Machlaurin, S.Farm., M.Sc.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12711
dc.language.isoOther
dc.publisherFAKULTAS FARMASI
dc.subjectTuberkulosis Resisten Obat (DR-TB)
dc.subjectBPaLM
dc.subjectTingkat Keberhasilan Pengobatan (TSR)
dc.subjectWaktu Konversi Kultur Sputum (TSCC)
dc.subjectJember.
dc.titleAnalisis Efektivitas Regimen BPALM terhadap Treatment Success Rate dan Time to Sputum Culture Conversion pada Pasien TB-RO : Studi Kohort Retrospektif di RSD dr. Soebandi dan RS Paru Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222210101044 - RINAD ALAMANDA PUTRI - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
797.3 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222210101044 - RINAD ALAMANDA PUTRI - BAB 1.pdf
Size:
392.26 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222210101044 - RINAD ALAMANDA PUTRI - BAB 2.pdf
Size:
465.22 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222210101044 - RINAD ALAMANDA PUTRI - BAB 3.pdf
Size:
449.28 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222210101044 - RINAD ALAMANDA PUTRI - BAB 4.pdf
Size:
607.41 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: