Model Prediksi Kasus Tuberkulosis Paru di Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Bondowoso
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Tuberkulosis paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Bondowoso. Berdasarkan penelitian terdahulu tingginya kasus tuberkulosis paru di wilayah tersebut karena; kondisi lingkungan rumah tidak sehat, sosial ekonomi rendah, serta kontak langsung tanpa menggunakan masker. Pemilihan dua wilayah ini dikarenakan ada asumsi kesamaan dari pola distribusi kasus yang erat kaitannya dengan kondisi lingkungan fisik rumah yang tidak sehat serta perilaku seseorang. Penelitian ini bertujuan membuat model prediksi kasus tuberkulosis paru di Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Bondowoso.
Metode penelitian menggunakan analisis GWR dan regresi logistik. Data yang digunakan berupa Riskesdas 2018 serta data turun lapangan, jumlah sampel sebanyak 518 dan desain studi yang digunakan berupa case control. Hasil akurasi model prediksi GWR sebesar 64,54% berbanding dengan nilai RMSE sebesar 1,91. Selanjutnya, hasil akurasi model prediksi regresi logistik sebesar 66,26% berbanding dengan nilai RMSE sebesar 0,58. Kedua model ini memiliki kesamaan yaitu masuk dalam kategori akurasi sedang. Hal ini disebabkan karena homogenitas variabel lingkungan fisik rumah, kesamaan dari kondisi sosiodemografi antar wilayah, serta keterbatasan informasi mengenai perilaku. Dengan demikian hasil penelitian ini telah menjawab tujuan penelitian serta asumsi pada bagian latar belakang walaupun tetap memiliki kekurangan yaitu berupa ketidaksesuaian dengan hipotesis penelitian.
Model ini dapat digunakan untuk memprediksi kasus tuberkulosis paru di wilayah lain, tetapi sebelum melakukan penelitian tersebut harus memperhatikan beberapa hal seperti; hasil pengumpulan data yang lebih rinci dan beragam terutama pada aspek perilaku dan kondisi lingkungan rumah, serta alat ukur yang digunakan dalam penelitian. Kedua hal ini perlu diperhatikan untuk meningkatkan akurasi pada model prediksi. Walaupun akurasi model tidak masuk kategori tinggi, tetapi besar harapan dari peneliti model ini dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam kegiatan intervensi kasus tuberkulosis paru di Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Bondowoso.
Description
Reupload File Repositori 5 Februari 2026_Yudi/Rega
