Analisis Debit Menggunakan Model Hujan-Aliran (IHACRES) di DAS Setail
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Indonesia secara geografis berada di antara 6° lintang utara hingga 11° lintang selatan dan 95° hingga 141° bujur timur. Karena letak ini, Indonesia selalu terkena sinar matahari sepanjang tahun, sehingga memiliki iklim tropis dengan dua musim utama, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Musim hujan terjadi karena angin muson barat yang membawa uap air dari lautan. Saat angin ini melewati wilayah Indonesia, uap air tersebut menguap dan berubah menjadi hujan. Air hujan yang jatuh ke daratan sebagian mengalir ke sungai, sedangkan sebagian lagi meresap ke dalam tanah dan menjadi air tanah. Wilayah yang menerima air hujan dan mengalirkannya ke sungai disebut Daerah Aliran Sungai (DAS). Ketersediaan air di suatu Daerah Aliran Sungai (DAS) menunjukkan cara air bergerak dari tumbuhan, tanah, dan sungai secara terus-menerus. Gerakan air ini bisa dideteksi dan dipahami dengan menggunakan beberapa persamaan matematika. Persamaan tersebut menunjukkan bagaimana air hujan berubah menjadi aliran air yang bisa ditiru, disederhanakan, dan dibentuk dalam suatu model, yang disebut model hujan aliran. Model hujan-aliran digunakan untuk memperkirakan jumlah air yang mengalir setiap hari atau bulan berdasarkan data hujan, penguapan, serta karakteristik parameter DAS (Fadhli et al., 2015).
Description
Finalisasi 20 Agustus 2026_Yudi
