Pengaruh Model Problem Based Learning Disertai Media Asesmen Augmented Reality Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Fisika di SMA

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian true eksperimen berupa posttest only control group design. Penelitian dilakukan di SMA Negeri Umbulsari Jember. Pengambilan sampel penelitian dilaksanakan secara acak. Sampel penelitian didapatkan dengan menguji homogenitas nilai UTS fisika yang sudah dilaksanakan guru. Apabila hasil populasi homogen, maka sampel akan ditentukan secara cluster random sampling dengan teknik undian. Apabila hasil uji tidak homogen, maka sampel yang dipilih melalui selisih nilai rata-rata UTS fisika yang mendekati. Sesudah melaksanakan teknik undian, maka ditetapkan bahwa XI-F1 sebagai kelas kontrol dan XI-F2 sebagai kelas eksperimen. Sampel didapatkan dengan menggunakan uji homogenitas pada nilai ujian tengah semester fisika. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa posttest, observasi, wawancara, serta dokumentasi. Berdasarkan perhitungan melalui uji normalitas menggunakan teknik Kolmogorov-Smirnov membuktikan bahwa nilai signifikasi kelas eksperimen diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 serta kelas kontrol sebesar 0,002. Berdasarkan pedoman statistik nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 membuktikan bahwa kedua kelas tidak berdistribusi normal. Selanjutnya dapat dilanjutkan dengan uji non parametrik yakni uji Mann-Whitney U Test. Membuktikan bahwa nilai Sig. pada uji Mann-Whitney U Test didapatkan sebesar 0,028 < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh implementasi model problem based learning disertai media asesmen Augmented Reality terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada materi gerak melingkar. Selanjutnya perhitungan melalui uji normalitas menggunakan teknik Kolmogorov-Smirnov membuktikan bahwa nilai signifikasi kelas eksperimen Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,200 dan kelas kontrol sebesar 0,060. Berdasarkan pedoman pengambilan keputusan apabila Sig ≥ 0,05 artinya data terdistribusi normal. Selanjutnya dapat dilanjutkan dengan Uji T (Independent Sample T-Test). Berdasarkan hasil Uji T (Independent Sample T-Test) didapatkan bahwa Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,006 kurang dari 0,05. Bedasarkan pedoman penentuan keputusan jika sig < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi model problem based learning disertai media asesmen Augmented Reality berpengaruh terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi gerak melingkar di SMA.

Description

Reupload file repositori 04 Februari 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By