Modelisasi Cangkir dan Tatakan Menggunakan Kurva Bézier, Fungsi Sinusoidal, dan Tabung Evolutif

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pembuatan model cangkir dan tatakan dalam bentuk tiga dimensi menggunakan kurva Bézier, fungsi sinusoidal, tabung evolutif, deformasi tabung dan lingkaran. Pemodelan objek tiga dimensi merupakan salah satu penerapan geometri yang dapat digunakan untuk menggambarkan bentuk benda nyata ke dalam bentuk matematis dan divisualisasikan menggunakan komputer. Cangkir dipilih sebagai objek penelitian karena memiliki bentuk yang cukup kompleks, terdiri atas badan cangkir, pegangan, dan tatakan yang saling terhubung. Selain itu, penelitian mengenai pemodelan cangkir lengkap masih belum banyak dilakukan, terutama yang menggunakan fungsi sinusoidal untuk menghasilkan bentuk permukaan yang bergelombang dan lebih menarik. Tujuan penelitian ini adalah membentuk model cangkir dan tatakan menggunakan penggabungan beberapa konsep geometri, kemudian menampilkan hasil model tersebut dengan bantuan perangkat lunak Maple 18. Proses pemodelan dimulai dengan membangun bentuk dasar menggunakan tabung dan lingkaran. Setelah itu, kurva Bézier digunakan untuk membentuk profil badan cangkir, pegangan, dan tatakan. Pada bagian badan cangkir dan tatakan ditambahkan fungsi sinusoidal untuk menghasilkan pola gelombang pada permukaannya. Pegangan cangkir dibuat menggunakan tabung evolutif yang mengikuti lintasan kurva Bézier kubik dan kuartik. Seluruh bagian yang telah dibuat kemudian digabungkan sehingga membentuk model cangkir dan tatakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kurva Bézier, fungsi sinusoidal, tabung evolutif, deformasi tabung dan lingkaran dapat menghasilkan model cangkir dan tatakan yang bervariasi. Titik kontrol pada kurva Bézier memengaruhi bentuk dan kelengkungan objek yang dihasilkan. Semakin berbeda posisi titik kontrol, maka bentuk cangkir dan pegangan juga semakin bervariasi. Selain itu, frekuensi pada fungsi sinusoidal memengaruhi jumlah gelombang pada permukaan objek. Frekuensi kecil menghasilkan permukaan yang lebih halus, sedangkan frekuensi besar menghasilkan gelombang yang lebih rapat. Berdasarkan hasil visualisasi menggunakan Maple 18, model cangkir dan tatakan dapat ditampilkan dengan baik dalam bentuk tiga dimensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggabungan beberapa metode geometri dapat digunakan untuk membentuk objek tiga dimensi yang lebih variatif dan memiliki nilai estetika. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian lain yang berkaitan dengan pemodelan geometri dan visualisasi objek tiga dimensi.

Description

Validasi file repositori 13 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By