Analisis Aktivitas Fisik dengan dan Tanpa Paparan Sinar Ultraviolet B Terhadap Kadar Brain Derived Neurothrophic Factors Tikus Wistar
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran Gigi
Abstract
Kognitif merupakan kemampuan untuk berpikir, belajar, dan
mengingat. Kemampuan kognitif diatur di otak dan berhubungan erat dengan
molekul protein yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan neuron yakni
Brain Derived Neurothrophic Factor (BDNF). BDNF dapat ditemukan di otak dan
darah yang diketahui dapat meningkat dengan olahraga baik dengan paparan sinar
ultraviolet B atau tidak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh aktivitas fisik dengan dan tanpa sinar ultraviolet B terhadap Kadar BDNF
untuk mempertahankan fungsi kognitif pada lansia. Metode: Penelitian ini
menggunakan tikus Wistar jantan dengan berat badan rata-rata 250-350 gram (3-4
bulan). Tikus Wistar jantan kemudian dibagi menjadi tiga kelompok yang terdiri
dari (K: kelompok kontrol) dan (P: Latihan dengan dan tanpa paparan sinar
ultraviolet B). Perlakuan olahraga tikus akan berlari di atas treadmill tikus selama
30 menit dan dibagi menjadi 3 sesi latihan dan akan dikorbankan untuk diambil
sampel darahnya dari intrakardial tikus sebanyak 5 ml, kemudian dijadikan serum
darah untuk uji ELISA (Enzyme Link Immunosorbent Assay). Hasil: Uji Non
Parametrik Kruskal Wallis yang dilanjutkan dengan uji Mann Whitney U Test.
Terdapat perbedaan signifikan yang signifikan (p<0,05). Peningkatan tertinggi
terjadi pada kelompok olahraga (OR) pada hari ke 14 sebanyak 584,157َρg/ml dan
kelompok olahraga di bawah paparan sinar UVB (ORUV) pada hari ke 28 sebanyak
541,023َρg/ml.َKesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas fisik di
bawah paparan sinar ultraviolet B efektif untuk meningkatkan kadar BDNF serum
untuk mempertahankan fungsi kognitif pada lansia.
Description
Reupload file repositori 26 januari 2026_Kurnadi
