Representasi Mekanisme Pertahanan Diri pada Tokoh Kak Ros dalam Relasi Keluarga di Serial Upin & Ipin

Abstract

Penelitian ini membahas tentang proses identifikasi representasi mekanisme pertahanan diri yang ditampilkan oleh tokoh Kak Ros dalam serial animasi Upin & Ipin, khususnya pada episode Kesayanganku di musim ke 8 dan Abang atau Kakak di musim ke 17. Serial Upin & Ipin merupakan serial animasi anak produksi Les’ Copaque Production dari Malaysia yang menampilkan kehidupan sehari-hari dua anak kembar, Upin dan Ipin, bersama keluarga serta lingkungan di Kampung Durian Runtuh. Kajian ini dilakukan karena tokoh Kak Ros memiliki dinamika emosi yang menarik untuk dianalisis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud dan konsep mekanisme pertahanan diri dari Anna Freud. Selain itu, penelitian ini juga memanfaatkan teori struktur naratif Tzvetan Todorov untuk membantu melihat perkembangan konflik dalam cerita. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan dokumentasi terhadap adegan, dialog, ekspresi, dan perilaku tokoh Kak Ros dalam episode yang dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Kak Ros memperlihatkan beberapa bentuk mekanisme pertahanan diri. Mekanisme tersebut muncul ketika Kak Ros berada dalam situasi yang menekan secara emosional, terutama saat menghadapi perilaku Upin dan Ipin. Bentuk mekanisme yang terlihat antara lain penyangkalan (denial), penekanan emosi (repression), rasionalisasi (rationalization), serta pembentukkan reaksi (reaction formation) yang muncul secara tidak sadar untuk menjaga kestabilan dirinya sebagai kakak sekaligus figur pengganti orang tua. Perubahan emosi Kak Ros juga mengikuti alur naratif dari kondisi keseimbangan, gangguan, hingga mencapai keseimbangan baru.

Description

Finalisasi 21 Agustus 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By