Kemenangan Gustavo Petro pada Pemilihan Presiden Kolombia Tahun 2022
| dc.contributor.author | Annisa Anggraeni | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-27T02:58:58Z | |
| dc.date.issued | 2025-03-10 | |
| dc.description | Entry oleh Arif 2026 Februari 27 | |
| dc.description.abstract | Gustavo Petro merupakan kandidat dari partai sayap kiri pertama yang mampu memenangkan pemilu presiden di Kolombia pada tahun 2022. Semenjak kemerdekaannya, pemilu Presiden Kolombia selalu dimenangkan oleh partai sayap kanan. Partai kanan yang mendominasi iklim politik di Kolombia selama kurang lebih 150 tahun adalah Partai Liberal dan Partai Konservatif. Persaingan keduanya mengakibatkan banyak konflik sehingga Kolombia mengalami perpecahan, kekerasan, ketimpangan sosial dan ekonomi. Tidak hanya itu, partai kecil selain Partai Liberal dan Partai Konservatif tidak berkesempatan untuk masuk dalam sistem politik maupun pemerintahan Kolombia. Puncak konflik terjadi pada akhir tahun 1940-an yang mengakibatkan Kolombia jatuh pada ketidakstabilan parah. Kelompok pemberontak yang berdiri dengan dukungan dari salah satu partai kiri di Kolombia mulai bermunculan dan memperparah kekacauan. Hal tersebut membentuk stigma negatif terhadap kelompok sayap kiri lainnya karena dianggap oleh publik berkaitan dengan kelompok pemberontakan atau kelompok bersenjata lainnya. Gustavo Petro juga merupakan anggota dari salah satu kelompok pemberontak pada saat itu yang kemudian berubah menjadi partai politik meskipun pada akhirnya bubar pada awal tahun 2000-an. Ia pernah mencalonkan diri menjadi Presiden Kolombia pada tahun 2010 dan tahun 2018. Kemudian pada tahun 2022, ia mampu memenangkan pemilu dan menjadi Presiden kiri pertama bagi Kolombia, mengalahkan kandidat dari partai kanan lainnya. Dari latar belakang di atas, maka saya membahas tema ini dengan rumusan masalah “Apa saja faktor-faktor yang membuat Gustavo Petro dapat memenangkan Pemilihan Umum Presiden Kolombia tahun 2022?”. Penulis menggunakan metode kualitatif dalam meneliti dengan mengkaji berbagai sumber referensi sekunder sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah studi literatur. Data yang penulis gunakan pada penelitian ini adalah data sekunder dari sumber dan referensi tidak langsung. Penulis juga menggunakan metode triangulasi data untuk menguji keabsahan data. Pada penelitian ini, penulis menemukan bahwa Gustavo Petro mampu memenangkan pemilu Presiden Kolombia tahun 2022 adalah karena beberapa faktor yang di antaranya adalah menggunakan strategi populis. Strategi populis meliputi penggunaan isu mayoritas yang diangkat oleh Gustavo Petro sebagai bahan kampanye, penggunaan kalimat retoris selama kampanye, pembentukan koalisi, dan penggunaan media sosial selama berkampanye. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Adhiningasih Prabhawati, S.Sos., M.Si DPA: Drs. Agung Purwanto, M.Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4790 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | Pemilu Presiden | |
| dc.subject | Populisme | |
| dc.subject | Kampanye | |
| dc.title | Kemenangan Gustavo Petro pada Pemilihan Presiden Kolombia Tahun 2022 | |
| dc.title.alternative | Gustavo Petro's Victory in the 2022 Colombian Presidential Election | |
| dc.type | Other |
