Framing Sky Sports F1 terhadap Pembalap British dan Non-British
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini menganalisis pembingkaian pemberitaan Sky Sports F1
terhadap pembalap Inggris dan Non-Inggris pada gelaran Formula 1 dan
menginterpretasikan implikasinya terhadap independensi media. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan menerapakan
analisis framing model Entman yang mencakup empat elemen, yaitu pendefinisian
masalah, perkiraan sumber masalah, pembuatan keputusan moral, dan penekanan
penyelesaian. Studi kasus yang dikaji adalah insiden Austrian GP 2024, dengan
data bersumber dari kanal Youtube, artikel situs web dan media sosial Sky Sports
F1 yang berfokus pada rivalitas antara Lando Norris dan Max Verstappen. Hasil
penelitian menunjukkan adanya pola pembingkauan yang asimetris dan konsisten.
Lando Norris cenderung direpresentasikan positif sebagai pihak yang sportif,
sedangkan Max Verstappen cenderung dibingkai secara negatif sebagai pihak
yang agresif atas insiden yabg dianggap kontroversial. Perbedaan pembingkaian
tersebut mengindikasikan adanya bias media dalam mengonstruksi realitas.
Melalui interpretasi konsep independensi media McQuail, keberpihakan tersebut
menunjukkan bahwa Sky Sports sebagai penyiar global menyimpang dari prinsip
objektivitas yang seharusnya dijunjung. Temuan ini juga diperkuat melalui respon
publik yang mempersoalkan netralitas Sky Sports sehingga menegaskan adanya
krisis independensi media dalam liputan olahraga nasional.
Description
:: Finalisasi file repositori 21 Juli 2026_Kurnadi
