Implementasi Turning Schedule pada Pasien Stroke dengan Masalah Keperawatan Risiko Luka Tekan di RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Stroke merupakan penyebab disfungsi neurologis utama yang
mengakibatkan hemiparesis hingga imobilisasi total. Kondisi tirah baring yang
lama menempatkan pasien pada risiko tinggi mengalami kerusakan integritas kulit
berupa luka tekan (dekubitus). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
implementasi turning schedule dalam mencegah risiko luka tekan pada pasien
stroke di RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan wawancara,
observeasi, dokumentasi. Pada seorang pasien stroke iskemik (Tn. B, 77 tahun)
yang mengalami imobilisasi fisik dengan skor skala Braden awal 13 (risiko sedang).
Intervensi yang diberikan berupa alih baring secara terstruktur (miring kanan,
terlentang, miring kiri) dengan interval setiap 2 jam selama 24 jam penuh, yang
dilaksanakan dalam kurun waktu 3 hari berturut-turut dengan melibatkan partisipasi
aktif keluarga.
Karakteristik risiko awal pasien menunjukkan kondisi kulit xerosis (kering),
kasar, dan adanya kemerahan yang tidak memudar saat ditekan. Setelah dilakukan
implementasi 3x24 jam, terjadi penurunan risiko luka tekan yang signifikan. Skor
skala Braden meningkat dari 13 menjadi 15 (kategori risiko ringan). Evaluasi klinis
menunjukkan integritas jaringan membaik, ditandai dengan area kemerahan
memudar, elastisitas meningkat, suhu kulit lokal stabil, dan tekstur kulit menjadi
lebih sehat.
Mobilisasi pasif melalui turning schedule dapat meredistribusikan tekanan
mekanis pada prominensia tulang, melancarkan sirkulasi perifer, dan mencegah
iskemia jaringan. Keterlibatan keluarga melalui edukasi terstruktur menjadi kunci
keberlanjutan intervensi dengan menerapkan jadwal alih baring secara konsisten
bagi pasien tirah baring lama.
Description
Finalisasi Maya_10 Juli 2026
