Pengaruh Zakat, Kemiskinan Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Indonesia Pada Tahun 2018-2024

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis

Abstract

Indonesia menunjukkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari tahun 2018 hingga 2024. Namun, pembangunan manusia masih menghadapi hambatan seperti kemiskinan, distribusi zakat yang belum optimal, serta pertumbuhan ekonomi yang belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh zakat, kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi terhadap IPM di Indonesia. Data zakat diambil dari laporan pendistribusian BAZNAS, kemiskinan diukur berdasarkan persentase penduduk miskin, dan pertumbuhan ekonomi dilihat dari Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2010. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dari 30 provinsi selama periode 2018–2024. Model yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM), yang ditetapkan berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman. Hasil analisis menunjukkan bahwa zakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM dengan koefisien 0,226. Kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan dengan koefisien -1,024, sedangkan pertumbuhan ekonomi memberikan pengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,048. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti signifikan memengaruhi IPM. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan distribusi zakat dan percepatan pengurangan kemiskinan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Optimalisasi zakat serta kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif perlu menjadi prioritas agar pembangunan manusia di Indonesia dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Description

Reupload Repositori File 27 Januari 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By