“Pengaruh Pembelajaran Jigsaw terhadap Efikasi Diri Santri tentang Kesiapsiagaan Gempa Bumi di Pondok Pesantren Syafi’urrahman Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Gempa bumi adalah getaran yang disebabkan karena adanya geseran
lempengan bumi, runtuhan batuan dan aktivitas gunung berapi. Gempa bumi
mengakibatkan kerusakan bangunan, jatuhnya korban jiwa, gangguan psikologis
korban, dan kerugian ekonomi. Kesiapsiagaan merupakan upaya dalam mengurangi
dampak terjadinya gempa bumi. Selain itu, efikasi diri berpengaruh terhadap
kesiapsiagaan seseorang dalam mengahadapi gempa bumi. Individu yang mempunyai
efikasi diri yang rendah cenderung bingung dalam bertindak dan menganggap dirinya
tidak mampu untuk menghadapi gempa sebaliknya efikasi diri yang kuat dapat
membantu individu dalam mengembangkan kesiapsiagaan terhadap potensi gempa.
Efikasi diri dapat ditingkatkan melalui pendidikan kesehatan salah satunya dengan
menggunakan penbelajaran jigsaw. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
adanya pengaruh pembelajaran jigsaw terhadap efikasi diri santri tentang kesiapsiagaan
gempa bumi di Pondok Pesantren Syafi’urrahman Jember.
Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental pendekatan non
equivalent control group design dengan teknik sampling purposive sampling. Variabel
bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran jigsaw tentang kesiapsiagaan gempa
bumi dan variabel terikat adalah efikasi diri tentang kesiapsiagaan gempa bumi. Jumlah
responden pada penelitian ini sebanyak 144 yang terdiri dari 72 kelompok intervensi
dan 72 kelompok kontrol. kelompok intervensi diberikan pembelajaran jigsaw tentang
kesiapsiagaan gempa bumi sedangkan kelompok kontrol diberikan link informasi
terkait kesiapsiagaan gempa bumi. Kuesioner yang digunakan adalah General Self
Efficacy Scale dalam konteks kebencanaan yang telah di uji validitas dan reliabelitas
oleh Lidya (2020). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Rank untuk mengukur perbedaan hasil pre test dan post test serta uji Mann Whitney untuk mengukur efikasi
diri kesiapsiagaan gempa bumi antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan efikasi diri sebelum dan
setelah diberikan pembelajaran jigsaw pada kelompok intervensi sedangkan tidak ada
peningkatan efikasi diri sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok kontrol. Hasil
uji Wilcoxon Rank efikasi diri sebelum dan setelah pembelajaran jigsaw pada kelompok
intervensi menunjukkan nilai signifikasi 0,000 (< 0,05) yang artinya terdapat
perbedaan signifikan dalam efikasi diri santri sebelum dan setelah pembelajaran jigsaw
pada kelompok intervensi. Sedangkan, pada kelompok kontrol nilai signifikasi 0.162
(> 0,05) yang artinya tidak terdapat perbedaan signifikan dalam efikasi diri santri
sebelum dan setelah diberikan link informasi gempa bumi. Hasil dari uji Mann Whitney
diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,00 (< 0,05) yang artinya adanya perbedaan terkait
efikasi diri santri pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran jigsaw dapat
memberikan pengaruh terhadap peningkatan efikasi diri santri tentang kesiapsiagaan
gempa bumi. Nilai rerata post test pada kelompok intervensi yang diberikan
pembelajaran jigsaw lebih tinggi dari pada dengan kelompok kontrol yang diberikan
link informasi terkait gempa bumi. Hal ini menunjukkan pembelajaran jigsaw lebih
efektif diterapkan untuk meningkatkan efikasi diri.
Description
Reupload file repository 19 februari 2026_agus/feren
