Environmental Destruction: A Critical Discourse Analysis (CDA) of National Jakarta Post's Reporting on Raja Ampat

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang bagaimana wacana penolakan terhadap penambangan nikel di Raja Ampat dikonstruksi melalui delapan artikel berita The Jakarta Post. Penelitian ini menggunakan teori Analisis Wacana Kritis (AWK) model van Dijk, yang terdiri dari tiga tahap, yaitu analisis wacana (tekstual), kognisi sosial, dan konteks sosial. Data yang digunakan dari penelitian ini yaitu 56 kalimat yang dipilih berdasarkan kata, frasa, dan kalimat utuh yang mengandung penolakan terhadap penambangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan menganalisis fitur linguistik dalam wacana berita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa The Jakarta Post secara konsisten membangun wacana penolakan dengan menekankan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh tambang nikel, kelemahan pada ekologi, dan pelanggaran terhadap undang- undang perlindungan kawasan konservasi pulau kecil seperti Raja Ampat. Temuan juga menunjukkan bahwa The Jakarta Post membangun artikel sebagai bentuk penyampaian ideologi anti-pertambangan dan penolakan terhadap aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan di wilayah Raja Ampat. Penelitian ini berkontribusi untuk menunjukkan pelaporan isu lingkungan dalam artikel media online dengan tujuan untuk mengkritik sistem pemerintah dan kesalahan korporasi dalam upaya perizinan aktivitas tambang nikel dan eksploitasi alam untuk kepentingan jangka pendek.

Description

Approved

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By