Studi Etnofarmasi Pemanfaatan Tumbuhan Obat Penyakit Lambung Oleh Masyarakat Suku Jawa Kecamatan Pesantren Kota Kediri
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Pengetahuan mengenai penggunaan tumbuhan obat yang diwariskan secara
lisan berisiko hilang tanpa dokumentasi ilmiah yang memadai. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan obat, cara peracikan, dan cara
penggunaan resep tradisional masyarakat Suku Jawa Kecamatan Pesantren Kota
Kediri untuk mengatasi penyakit lambung, serta menganalisis nilai indeks
kuantitatif Choice Value (CV), Informant Consensus Factor (ICF), dan Fidelity
Level (FL). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif,
dengan wawancara semi-struktural kepada 15 informan yang dipilih berdasarkan
teknik purposive-snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan terinventarisasi
22 spesies tumbuhan dari berbagai famili dan 18 resep tradisional untuk mengatasi
empat jenis penyakit lambung yaitu GERD, tukak lambung, dyspepsia, dan
gastritis. Temulawak dan meniran menjadi tumbuhan paling penting untuk
mengatasi tukak lambung dengan nilai FL sebesar 100%, dan ICF 0,25. Temulawak
memiliki nilai CV tertinggi sebesar 0,55, menunjukkan penggunaan paling sering
oleh masyarakat setempat untuk mengatasi penyakit lambung. Cara peracikan yang
paling banyak digunakan ialah direbus (61,11%), penggunaan ramuan sebagian
besar dalam bentuk poliherbal (77,78%), dan penggunaannya seringkali digunakan
dengan cara diminum (83,33%). Penelitian memberikan kontribusi terhadap
pelestarian pengetahuan etnofarmasi serta dapat menjadi dasar bagi penelitian lebih
lanjut mengenai potensi bioaktivitas tumbuhan obat penyakit lambung.
Description
Reaploud Repository February_agus
