Peluang dan Tantangan Implementasi E-Residency Estonia Berdasarkan Paradigma Eklektik

dc.contributor.authorKen Budi Luhur
dc.date.accessioned2026-01-30T07:30:35Z
dc.date.issued2024-07-04
dc.descriptionReupload file repositori 30 januari 2026_Kurnadi/Mita
dc.description.abstractE-Residency merupakan sebuah program kebijakan berupa layanan identitas digital transnasional yang dicanangkan oleh Negara Estonia pada tahun 2014. E-Residency bertujuan untuk memperluas layanan digital dan ekosistem bisnis Estonia kepada masyarakat global atau non-penduduk Estonia. Sebagai sebuah program inisiatif, e-Residency terus mengalami perkembangan yang signifikan dari waktu ke waktu, baik dari segi bisnis maupun konseptual. Pada era disrupsi teknologi seperti saat ini, e-Residency merupakan sebuah program yang menarik dan penting. Beberapa negara cenderung memberlakukan pembatasan akses digital terhadap negara lain di tengah persaingan digital yang semakin ketat. Sementara itu, Estonia melalui program e-Residency justru membuka akses bagi masyarakat global untuk tergabung dalam layanan infrastruktur digital yang terintregasi dengan ruang sibernya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peluang dan tantangan dari penerapan program e-Residency oleh Estonia. Penelitian ini menggunakan dua konsep sebagai tinjauan konseptual, yaitu konsep e-Residency dan teori Paradigma Eklektik. Melalui teori Paradigma Eklektik, penulis menggunakan beberapa elemen untuk menganalisis peuang dan tantangan dari penerapan e-Residency. Beberapa elemen tersebut di antaranya adalah Keuntungan Kepemilikan, Keuntungan Lokasi, dan Keuntungan Internalisasi. Masing-masing elemen menjelaskan terkait dengan peluang dan tantangan yang bisa didapat oleh para e-resident ketika bergabung dalam program e-Residency. Hasil dari analisis terhadap penelitian ini adalah program e-Residency menawarkan dua peluang terhadap para e-resident. Peluang pertama adalah pemanfaatan lingkungan digital Estonia. Hal tersebut mengacu dari realita dari perkembangan teknologi dan digitalisasi Negara Estonia yang menjadi pelopor terkait penerapan pemerintahan elektronik atau digital secara menyeluruh. Kemudian peluang kedua adalah adanya peluang akses terkait pasar tunggal Uni Eropa melalui program e-Residency. Pasar Uni Eropa merupakan sebuah dimensi ekonomi yang diinginkan oleh setiap pebisnis di dunia. Progresivitas pasar yang cepat dan besarnya reliabilitas terhadap komoditas menjadikan dimensi ekonomi ini sangat pesnting bagi keberlansungan bisnis di Eropa atau bahkan di dunia. Dengan masuknya sebuah bisnis ke pasar tunggal Uni Eropa, maka pebisnis dari bisnis tersebut mendapatkan eksklusivitas dari pasar tunggal Uni Eropa itu sendiri. Sementara itu, tantangan dari penerapan program e-Residency berdasarkan penelitian ini adalah perbedaan kultur dan legal yang dimiliki oleh para e-resident serta kompetisi kecanggihan teknologi dari perkembangan program serupa e- Residency yang dilakukan oleh negara-negara lain.
dc.description.sponsorshipPembimbing Utama: Agus Trihartono, S.Sos., M.A., Ph.D. Pembimbing Anggota: Prof. Drs. Abubakar Eby Hara, M.A., Ph.D.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/833
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
dc.subjectE-Residency
dc.subjectNegara Estonia
dc.titlePeluang dan Tantangan Implementasi E-Residency Estonia Berdasarkan Paradigma Eklektik
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Ken Budi Luhur - 170910101019.pdf
Size:
848.87 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: