Manajemen Risiko Kopi Sangrai pada Perumda Perkebunan Kahyangan Kabupaten Jember
| dc.contributor.author | Norma Kamilia Hakim | |
| dc.date.accessioned | 2026-10-02T01:15:26Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-31 | |
| dc.description | FINALISASI oleh Arif 2026 September 24 | |
| dc.description.abstract | Perumda Perkebunan Kahyangan melakukan pengolahan komoditas kopi terintegrasi dengan mengolah biji kopi atau green bean menjadi kopi sangrai dan kopi bubuk. Penggunaan bahan baku green bean untuk kopi sangrai lebih besar dibandingkan dengan kopi bubuk yaitu berkisar antara 66% hingga 83%. Rata-rata penggunaan bahan baku yang digunakan untuk pembuatan kopi sangrai mencapai 74% atau 19.228,55 Kg dengan hasil sangrai sebesar 16.406,53 Kg. Sedangkan untuk kopi bubuk mencapai 26% atau 5.982,29 Kg dengan hasil kopi bubuk sebesar 4.925,77 Kg. Tingginya persentase kopi sangrai menunjukkan bahwa perlu dilakukan manajemen risiko yang tepat dikarenakan kualitas kopi sangrai yang baik menentukan kualitas akhir kopi bubuk. Manajemen risiko yang tepat adalah mampu mengelola risiko yang ada pada kopi sangrai. Permasalahan pada kopi sangrai di Perumda Perkebunan Kahyangan Kabupaten Jember diantaranya ketidakstabilan volume produksi ditandai adanya penurunan volume produksi sebesar 77% selama 2022 hingga 2025, promosi dengan menggunakan media sosial belum optimal, kualitas bahan baku green beans tidak seragam, ditemukan benda asing pada kopi sangrai. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas akhir kopi sangrai belum memenuhi standar sehingga berpengaruh terhadap volume penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) risiko yang terjadi pada kopi sangrai, 2) tingkat risiko yang terjadi pada kopi sangrai, dan 3) manajemen risiko pada proses produksi hingga pemasaran kopi sangrai. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dan analitik. Daerah penelitian ditentukan secara purposive yaitu Perumda Perkebunan Kahyangan Kabupaten Jember dengan pertimbangan yaitu merupakan perusahaan milik daerah dengan salah satu komoditas utama yaitu kopi dan memiliki integrasi dari hulu hingga hilir. Waktu penelitian dilaksanakan bulan Desember 2025 – Februari 2026. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dari wawancara dan observasi, dan data sekunder diperoleh dari instansi terkait dan studi literatur. Penentuan informan menggunakan purposive methods yaitu berjumlah 4 key informance yang terdiri dari staff pengolahan, supervisor dan pengembangan bisnis, kepala sub bagian pemasaran, dan kepala bagian pemasaran dan pengembangan bisnis. Metode analisis data yaitu analisis deskriptif untuk mengidentifikasi risiko serta upaya penanganan risiko pada kopi sangrai dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengukur tingkat risiko kopi sangrai. Selanjutnya dari hasil analisis FMEA diketahui kategori risiko dan bentuk pengendalian risiko yang dapat dilakukan oleh Perumda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) risiko kopi sangrai pada Perumda Perkebunan Kahyangan antara lain risiko produksi meliputi kualitas bahan baku green beans tidak seragam, kesalahan gramasi, pemadaman listrik, kesalahan sealing, profil roasting tidak konsisten, sedangkan risiko pemasaran meliputi, permintaan yang tidak pasti, adanya produk kompetitor sejenis serta risiko sumber daya manusia meliputi tenaga kerja pemasar tidak tersedia, over roasting. 2) Tingkat risiko pemasaran dengan nilai RPN tertinggi sebesar 85,17 dikategorikan tinggi. Tingkat risiko sumber daya manusia pada urutan kedua dengan nilai RPN sebesar 51,40 dikategorikan menengah. Tingkat risiko produksi pada urutan ketiga dengan nilai RPN 49,07 dikategorikan rendah. 3) Manajemen risiko yang dilakukan oleh Perumda Perkebunan Kahyangan Kabupaten Jember berupa mitigasi risiko yaitu dengan mengoptimalkan teknologi pemasaran dengan publikasi dan promosi menggunakan konten yang menarik terkait kopi sangrai dan menyesuaikan rencana produksi selanjutnya dengan data penjualan pada periode sebelumnya. Selain itu manajemen risiko yang dilakukan yaitu dengan menghindari risiko dan menerima risiko dengan tetap melakukan pengawasan rutin melalui pengecekan pada bahan baku dan mesin selama serangkaian kegiatan produksi, melakukan pengadaan mesin pengemasan untuk kopi sangrai, dan penambahan tenaga kerja untuk memaksimalkan aktivitas pemasaran. | |
| dc.description.sponsorship | Illia Seldon Magfiroh SE., MP. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15405 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Manajemen Risiko | |
| dc.subject | Kopi Sangrai | |
| dc.subject | FMEA | |
| dc.subject | Risiko Produksi | |
| dc.subject | Risiko Pemasaran | |
| dc.title | Manajemen Risiko Kopi Sangrai pada Perumda Perkebunan Kahyangan Kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 221510601093 - NORMA KAMILIA HAKIM - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 1 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221510601093 - NORMA KAMILIA HAKIM - BAB 1.pdf
- Size:
- 402.3 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221510601093 - NORMA KAMILIA HAKIM - BAB 2.pdf
- Size:
- 477.1 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221510601093 - NORMA KAMILIA HAKIM - BAB 3.pdf
- Size:
- 399.95 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221510601093 - NORMA KAMILIA HAKIM - BAB 4.pdf
- Size:
- 620.75 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
