Pendugaan Bawah Permukaan Sistem Panas Bumi di Kawasan Gunung Slamet Menggunakan Pemodelan 3D Data Gravitasi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Gunung Slamet, sebagai stratovolcano tertinggi di Jawa Tengah, memiliki
sejarah aktivitas vulkanik yang panjang dengan lebih dari 30 kali erupsi sejak
pertama kali tercatat pada tahun 1772. Aktivitas vulkaniknya mencerminkan
dinamika geologi yang kompleks, menjadikannya objek penting dalam penelitian
geologi dan vulkanologi. Gunung ini juga memiliki nilai budaya dan spiritual bagi
masyarakat setempat serta menawarkan potensi wisata alam yang menarik.
Penelitian terkini berfokus pada pemodelan struktur bawah permukaan Gunung
Slamet untuk mendeteksi potensi energi panas bumi. Dengan menggunakan
metode gravitasi berbasis data GGMPlus, yang memiliki resolusi tinggi dan grid
antar titik sebesar 200 meter, penelitian ini menganalisis distribusi densitas bawah
permukaan. Data anomali gravitasi yang diolah mencakup koreksi topografi dan
analisis kualitatif hingga kuantitatif, menghasilkan model 3D struktur bawah
permukaan gunung. Hasil pemodelan menunjukkan adanya zona dengan densitas
rendah (2,17–2,27 g/cm³) yang diidentifikasi sebagai kantong magma atau
material vulkanik ringan, berfungsi sebagai sumber panas utama. Lapisan densitas
menengah (2,32–2,72 g/cm³) bertindak sebagai reservoar, sedangkan lapisan
densitas tinggi (2,72–3,02 g/cm³) berperan sebagai caprock yang menahan fluida
panas. Sistem panas bumi Gunung Slamet bersifat vulkanik, di mana aktivitas
magmatik memanaskan air bawah tanah yang terperangkap di bawah caprock.
Description
Reuploud File Repository 9 Februari 2026_ Rudy K
