Penggnuaan Warna pada Kostum sebagai Pendukung Karakter Rengganis dalam FIilm Hati Suhita
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Film merupakan karya seni visual yang memadukan unsur naratif dan
sinematik, termasuk mise-en-scene yang mencakup elemen seperti setting, tata
cahaya, tata rias, kostum, dan gerak aktor. Kostum dalam film berperan penting
sebagai identitas visual karakter, menyampaikan informasi tentang latar belakang,
status sosial, dan emosi yang mendukung cerita (Pratista, 2017). Warna pada
kostum memiliki makna psikologis, yang dapat memengaruhi emosi dan persepsi
penonton. Misalnya, warna merah sering diasosiasikan dengan cinta dan kekuatan,
sedangkan kuning melambangkan keceriaan dan keberuntungan, dan hitam
menunjukkan misteri atau kekokohan (Nugroho, 2018). Pemilihan warna pada
kostum, melalui kolaborasi antara sutradara dan penata kostum, menciptakan
kedalaman emosional dan visual dalam film, warna juga dapat mendukung karakter
tokoh yang sedang beradegan.
Salah satu film yang menggunakan peran warna sebagai pendukung
karakter adalah Film Hati Suhita. Film Hati suhita menceritakan tentang kehidupan
pernikahan yang tidak didasari cinta karena hasil perjodohan. Peneliti melakukan
penelitian ini dengan tujuan mengetahui penggunaan warna pada film Hati Suhita
sebagai pendukung karakter tokoh Rengganis. Peneliti menggunakan pendekatan
dengan teori warna, teori pendukung penokohan dan kostum
Penelitian Penggunaan Warna pada Kostum sebagai Pendukung Karakter
Tokoh Rengganis dalam Film Hati Suhit termasuk dalam jenis penelitian kualitatif
dengan metode deskriptif, objek penelitian berupa sebuah film berjudul Hati Suhita.
Sumber data primer berupa menonton film Hati Suhita secara berulang dan
mendokumentasikan nya dalam tangkapan layar. Sumber data sekunder berupa
studi pustaka melalui berbagai literatur. Teknik pengumpulan data yang dilakukan
dalam penelitian menggunakan Teknik observasi, dokumentasi dan studi pustaka.
Teknik menganalisis data dalam penelitian menggunakan tiga tahap, yaitu dengan
melakukan reduksi data, lalu melakukan penyajian data, kemudian penarikan
kesimpulan dan verifikasi data.
Hasil dari penelitian penggunaan warna pada kostum ini mampu
mendukung karakter tokoh Rengganis. Dominasi warna merah dan hitam pada
kostum Rengganis memberikan gambaran yang kuat tentang karakter dan perasaan
yang sedang dialami tokoh tersebut. Warna merah, yang sering digunakan,
merepresentasikan kemarahan dan keberanian, mencerminkan emosi Rengganis
saat menyaksikan pernikahan Gus Birru dengan Suhita, serta keberaniannya dalam
menghadapi situasi tersebut. Warna hitam yang juga sering digunakan pada
kostumnya, mengandung makna pendirian yang teguh, mencerminkan ketegasan
Rengganis dalam prinsip hidupnya, serta kesedihan yang muncul saat berhadapan
dengan kenyataan bahwa Gus Birru telah memilih Suhita. Warna kuning muncul
sebagai simbol semangat baru dan optimisme, menunjukkan perubahan positif
dalam pandangan hidup Rengganis, yang ingin bergerak maju dan mengatasi
kesedihannya. Warna cokelat, yang juga muncul pada kostum Rengganis,
mengandung makna ketenangan dan kemantapan, menggambarkan proses
introspeksi diri Rengganis yang semakin mantap dalam memilih jalan hidup baru.
Penggunaan warna yang konsisten ini membantu penonton untuk lebih memahami
perkembangan emosi dan karakter Rengganis, dengan setiap warna membawa
makna yang berbeda-beda sesuai dengan adegan yang terjadi. Merah
mengungkapkan kemarahan, cinta, dan keberanian, hitam menggambarkan
ketegasan dan prinsip yang kokoh, kuning melambangkan semangat dan
optimisme, sementara cokelat menciptakan kesan ketenangan dan stabilitas.
Penggunaan warna pada kostum menjadi elemen penting dalam memperkuat
karakter tokoh Rengganis.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 26
