Mitos Effortless Perfection dalam K-pop: Analaisis Semiotika Roland Barthes pada Video Klip Easy oleh LE SSERAFIM 

dc.contributor.authorErwin Dani Saputra
dc.date.accessioned2026-08-26T00:36:38Z
dc.date.issued2026-06-30
dc.descriptionValidasi dan Finalisasi Repositori File 26 Agustus 2026_Kholif Basri
dc.description.abstractIndustri K-pop telah berkembang menjadi kekuatan budaya populer global yang tidak hanya memproduksi musik, tetapi juga mengonstruksi citra idol secara sistematis melalui media visual, salah satunya video klip. Citra yang dibangun tersebut seringkali menampilkan idol sebagai sosok yang sempurna dan tampak tidak memerlukan usaha keras untuk mencapai kesempurnaan. Fenomena ini dikenal sebagai effortless perfection, yaitu keyakinan publik bahwa kesempurnaan idol adalah sesuatu yang alamiah dan tidak perlu dipertanyakan proses pembentukannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana video klip Easy (2024) oleh LE SSERAFIM mengonstruksi mitos effortless perfection melalui tanda-tanda visual yang terdapat di dalamnya. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan metode deskriptifanalitis dengan kerangka semiotika Roland Barthes melalui tiga level pemaknaan yaitu denotasi, konotasi, dan mitos, serta pendekatan mise en scene sebagai perangkat identifikasi elemen visual yang mencakup setting, kostum dan tata rias, pencahayaan, serta staging. Tiga adegan dalam video klip Easy dipilih sebagai data primer berdasarkan relevansinya dengan fokus penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga adegan membangun lapisan mitos yang berbeda namun saling terhubung. Adegan Sakura dengan penutup mutiara menaturalisasi keyakinan bahwa persona sempurna seorang idol melekat secara alamiah pada dirinya tanpa proses yang terencana. Adegan Eunchae di ayunan mawar berduri menaturalisasi penderitaan dan pengorbanan sebagai konsekuensi yang wajar demi mempertahankan citra sempurna. Adegan seluruh member menari di tengah kekacauan visual menaturalisasi tuntutan tampil memukau dalam kondisi apapun sebagai peran seorang idol. Ketiga temuan tersebut menunjukkan bahwa mitos effortless perfection bekerja melalui mekanisme naturalisasi yang sistematis, di mana elemen-elemen mise en scene berfungsi menyembunyikan kerja keras dan proses konstruksi industri di balik citra kesempurnaan yang tampak alamiah.
dc.description.sponsorshipNi Luh Ayu Sukmawati, S.Pd., M.Hum.
dc.identifier.otherKholif Basri
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14358
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Ilmu Budaya
dc.subjectIndustr
dc.subjectK-pop
dc.subjectmusik
dc.titleMitos Effortless Perfection dalam K-pop: Analaisis Semiotika Roland Barthes pada Video Klip Easy oleh LE SSERAFIM 
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220110401020 - ERWIN DANI SAPUTRA - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
912.88 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220110401020 - ERWIN DANI SAPUTRA - BAB 1.pdf
Size:
378.81 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220110401020 - ERWIN DANI SAPUTRA - BAB 2.pdf
Size:
449.36 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220110401020 - ERWIN DANI SAPUTRA - BAB 3.pdf
Size:
439.22 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220110401020 - ERWIN DANI SAPUTRA - BAB 4.pdf
Size:
658.46 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: