Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keputusan Pembelian Pupuk Urea Bersubsidi pada Usahatani Jagung di Kecamatan Ambulu

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Jawa Timur menjadi penyumbang utama produksi jagung di Indonesia dengan rata-rata produksi tiap tahunnya mencapai 4.377.116 ton. Jumlah produksi jagung tersebut tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satu dintaranya yaitu penggunaan pupuk. Upaya pemerintah untuk meningkatkan daya beli petani terhadap pupuk agar sesuai dengan jumlah yang telah dianjurkan sebelumnya yaitu dengan mengeluarkan kebijakan pupuk bersubsidi. Mulai tahun 2022 jenis pupuk yang disubsidi di Indonesia hanya berlaku untuk pupuk Urea dan pupuk NPK serta dalam pelaksanaannya harga pupuk subsidi pada tahun 2020 juga mengalami kenaikan terutama pada pupuk urea bersubsidi. Harga pupuk urea bersubsidi dari Rp 1.800,00 menjadi Rp 2.250,00 pada tahun 2020. Permasalahan ini juga dihadapi oleh petani yang ada di Kecamatan Ambulu. Kecamatan Ambulu sendiri menjadi salah satu daerah penyumbang produksi jagung tertinggi di Kabupaten Jember dan satu-satunya daerah yang selama 3 tahun berturut-turut mengalami kenaikan produksi jagung. Tentunya hal ini menjadi pertimbangan tersendiri bagi petani dalam memutuskan pembelian terhadap pupuk urea bersubsidi, apalagi saat ini muncul permasalahan berupa ketersediaan pupuk bersubsidi yang terbatas. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang memengaruhi keputusan petani jagung dalam pembelian pupuk urea bersubsidi dan alternatif strategi yang dilakukan dalam menghadapi kurangnya ketersediaan pupuk urea bersubsidi di Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Penentuan daerah penelitian menggunakan metode purposive method, metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan analisis datanya menggunakan regresi logistik dan analisis deskriptif. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan multistage sampling dengan pertimbangan tertentu yaitu pengambilan data secara stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor-faktor yang secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani jagung dalam pembelian pupuk urea bersubsidi di Kecamatan Ambulu berdasarkan uji wald dengan tingkat kepercayaan 90% yaitu variabel umur, jumlah anggota keluarga, pendapatan, dan ketersediaan. Faktor-faktor yang secara parsial berdasarkan uji wald tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani jagung dalam pembelian pupuk urea bersubsidi di Kecamatan Ambulu antara lain produktivitas, selisih harga, dan pengetahuan 6T, (2) Alternatif strategi yang dilakukan oleh petani dalam menghadapi kurangnya ketersediaan pupuk urea bersubsidi dengan menggunakan teknik persentase antara lain dengan melakukan kombinasi pemupukan dan penggunaan pupuk non subsidi secara murni. Alternatif strategi yang paling banyak digunakan oleh petani yang ada di Kecamatan Ambulu yaitu menggunakan strategi kombinasi pemupukan dengan kombinasinya antara lain menggunakan pupuk organik + pupuk subsidi, pupuk non subsidi + pupuk subsidi, pupuk organik + pupuk non subsidi + pupuk subsidi, pupuk hayati + pupuk non subsidi + pupuk subsidi, dan pupuk organik + pupuk non subsidi.

Description

Reupload File Repositori 23 Februari 2026_Teddy/Hendra

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By