Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Tembakau Kasturi (Nicotiana Tabacum L.) dengan Perbedaan Konsentrasi Pelarut Terhadap Bacillus Subtilis dan Escherichia Coli

dc.contributor.authorAnnindya Ayu Savira
dc.date.accessioned2026-04-14T02:43:18Z
dc.date.issued2018-04-14
dc.descriptionreupload file repositori 14 april 2026_kurnadi/citra
dc.description.abstractTanaman tembakau yang sering dimanfaatkan yaitu bagian daunnya, untuk digunakan sebagai bahan pembuatan rokok. Dalam praktek usaha daun tembakau sebagai bahan baku rokok terdapat beberapa daun tembakau yang tidak memenuhi standar atau tidak lolos sortir. Daun tembakau yang tidak lolos sortir masih mengandung senyawa aktif bersifat antioksidan dan antibakteri. Daun tembakau diketahui memiliki senyawa antibakteri berupa flavonoid, saponin, steroid, alkaloid dan terpenoid. Pemilihan senyawa penyeleksi atau pelarut merupakan faktor penting dalam proses ekstraksi agar senyawa yang di inginkan dapat terekstrak secara maksimal. Pada penelitian ini, jenis pelarut yang digunakan yaitu etanol dan air, sedangkan konsentrasi pelarut yang digunakan yaitu 0% (air), etanol 40%, dan etanol 80%. Penggunaan konsentrasi yang berbeda-beda ini diharapkan mampu mengekstrak senyawa aktif yang terdapat dalam daun tembakau dan dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen seperti Bacillus subtilis dan Escherichia coli. Penelitian ini dilaksanakan dalam 4 tahapan, yaitu ekstraksi daun tembakau, analisis total polifenol (Folin-Ciocalteau), analisis aktivitas antioksidan (DPPH scavenging activity), dan analisis antibakteri ekstrak daun tembakau menggunakan metode dilusi padat untuk penentuan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan IC 50 . Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun tembakau yang memiliki kriteria yang sesuai adalah pada penggunaan etanol 80% sebagai pelarut dengan total polifenol sebesar 44,77 mgGAE/ml dan aktivitas antioksidan sebesar 87,75%. Pengujian aktivitas antibakteri metode dilusi padat pada bakteri Bacillus subtilis menunjukkan KHM sebesar 627,80 µg/ml dan IC 50 sebesar 204,61 µg/ml sedangkan bakteri Escherichia coli menunjukkan KHM sebesar 717,39 µg/ml dan IC 50 sebesar 215,45 µg/ml.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Dr. Ir. Sony. Suwasono, M. App. Sc. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Ir. Jayus
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/7024
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Teknologi Pertanian
dc.subjectAntibakteri
dc.subjectTembakau Kasturi
dc.titleAktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Tembakau Kasturi (Nicotiana Tabacum L.) dengan Perbedaan Konsentrasi Pelarut Terhadap Bacillus Subtilis dan Escherichia Coli
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Annindya Ayu Savira-141710101047.pdf
Size:
1.6 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: