Batalyon “Magenda” pada Masa Revolusi Fisik di Bondowoso 1946-1949

dc.contributor.authorCelvin Gylang Prayudha
dc.date.accessioned2026-02-23T06:50:39Z
dc.date.issued2025-01-31
dc.descriptionReuploud file repositori 23 Feb 2026_Firli
dc.description.abstractSkripsi ini berjudul Batalyon “Magenda” Pada Masa Revolusi Fisik di Bondowoso Tahun 1946-1949. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai proses terbentuknya Batalyon Magenda, perjuangannya dalam revolusi fisik di Bondowoso pada tahun 1947-1949, akhir dari perlawanan Batalyon Magenda terhadap kolonial Belanda. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah sosiologi politik, dan teori yang digunakan adalah teori organisasi. Metode yang digunakan yaitu metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terbentuknya Batalyon Magenda dilatarbelakangi oleh pembentukan organisasi militer di Bondowoso dan peleburan beberapa kesatuan batalyon dan depot batalyon di Bondowoso selama reorganisasi atau penyempurnaan organisasi militer Republik Indonesia selama tahun 1945-1946, dan resmi terbentuk pada tahun 1946. Batalyon Magenda turut andil dalam mempertahankan Bondowoso dari invasi pasukan Belanda pada Agresi Militer Belanda I tahun 1947, perang gerilya melawan pasukan Belanda yang menduduki Bondowoso, Wingate Action dalam rangka kembali ke kantong-kantong gerilya di Bondowoso, dan kembali melakukan perang gerilya di Bondowoso melawan pasukan pendudukan Belanda. Akhir dari perlawanan Batalyon Magenda terhadap kolonial Belanda diawali dengan perintah gencatan senjata pada awal bulan Agustus tahun 1949, kemudian diadakan penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada Republik Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949 di Bondowoso. Dampak dari perlawanan Batalyon Magenda terhadap kolonial Belanda meliputi bidang pertahanan dan sosial. Pada bidang pertahanan Batalyon Magenda berhasil mencegah pasukan Belanda untuk dapat sepenuhnya menguasai seluruh wilayah Kabupaten Bondowoso. Sementara di bidang sosial, Batalyon Magenda berhasil menarik simpati Masyarakat Bondowoso untuk turut serta membantu perjuangan Batalyon Magenda dalam melakukan perlawanan terhadap Belanda di Bondowoso.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Drs. IG Krisnadi, M.Hum Dosen Pembimbing Anggota : Dra. Dewi Salindri, M.Si
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4129
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Budaya
dc.subjectBatalyon Magenda
dc.subjectRevolusi Fisik
dc.subjectSejarah Bondowoso
dc.subjectAgresi Militer
dc.titleBatalyon “Magenda” pada Masa Revolusi Fisik di Bondowoso 1946-1949
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Celvin Gylang Prayudha - 180110301024.pdf
Size:
754.46 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: