Perubahan Sosial Akibat Mekanisasi Pertanian Di Desa Gladag Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Pembangunan pertanian merupakan suatu proses yang dilakukan untuk menuju pertanian ke arah yang lebih baik dan maju yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi mekanisasi berupa alat mesin pertanian. Pembangunan pertanian telah mengalami perubahan paradigma yaitu munculnya paradigma modernisasi yang mengutamakan prinsip efisiensi. Modernisasi merupakan suatu proses perubahan transformasi yang terjadi di masyarakat dari masyarakat tradisional menjadi masyarakat yang lebih maju dan modern. Modernisasi pertanian dapat dilihat dari masuknya teknologi mekanisasi. Teknologi mekanisasi ini memiliki peranan yang penting dan strategis dalam kegiatan usahatani yang dapat mempercepat dan meningkatkan mutu pengolahan tanah, penyedia air, meningkatkan indeks pertanaman (IP), meningkatkan produktivitas, mengurangi kehilangan hasil, dan meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan produk komoditas.
Desa Gladag termasuk salah satu desa di Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi yang petaninya sudah menggunakan teknologi mekanisasi. Teknologi mekanisasi yang berada di Desa Gladag dikelola di lembaga ekonomi pedesaan yaitu di Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Tani Makmur. Masuknya Teknologi mekanisasi pertanian menyebabkan terjadinya perubahan sosial di masyarakat yang dapat dilihat melalui tiga dimensi yaitu dimensi struktural, dimensi kultural, dan dimensi interaksional.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan menganalisis Perubahan Sosial Akibat Mekanisasi Pertanian Di Desa Gladag Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini disusun berdasarkan teori Himes dan Moore dalam Soelaiman (1998) yang melihat bahwa perubahan sosial terdiri dari tiga dimensi yaitu dimensi struktural, dimensi kultural, dan dimensi interaksional. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan menggunakan purposive method. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penentuan informan menggunakan purposive method sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan analisis data Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian berdasarkan tiga dimensi perubahan sosial yaitu : 1) pada dimensi struktural terjadi perubahan peranan tenaga manusia dan tenaga hewan oleh alat mesin pertanian yang menyebabkan berkurangnya kadar peranan buruh tani namun meningkatkan kadar peranan pekerja operator di UPJA Tani Makmur, munculnya peranan UPJA Tani Makmur menggantikan peran kelompok tani, 2) dimensi kultural yaitu adanya inovasi kebudayaan seperti teknologi mekanisasi alat mesin pertanian berupa mesin bajak, mesin, semai, mesin tanam, dan mesin panen. Terjadi difusi inovasi melalui saluran antara pribadi dengan tatap muka dan saluran kelompok dengan sosialisasi dan demplot, dimensi waktu yang terjadi termasuk pada perubahan lambat yang membutuhkan waktu bagi masyarakat untuk beradaptasi dan menerima perubahan, 3) dimensi interaksional yaitu tidak terjadi pengurangan frekuensi pertemuan karena petani dengan buruh tani masih saling membutuhkan satu sama lain dan sering melakukan perkumpulan rutin serta arisan. Perantara yang digunakan dalam berinteraksi yaitu menggunakan media elektronik handphone melalui WhatsApp. Terjadinya perubahan aturan atau pola dalam hubungan status yang sama secara horizontal menjadi vertikal dan terciptanya pola hubungan solidaritas organik
Description
Reupload File Repositori 3 Februari 2026_Yudi/Rega
