Strategi Peningkatan Pemasaran Produk Kerupuk Bawang UD. Barokah di Kabupaten Ngawi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Agroindustri UD. Barokah merupakan usaha pengolahan kerupuk bawang di Kabupaten Ngawi yang
menghadapi permasalahan berupa fluktuasi produksi dan penjualan akibat keterbatasan teknologi produksi,
kenaikan harga bahan baku, serta belum optimalnya kegiatan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)
menganalisis segmentasi, targeting, dan positioning (STP) serta bauran pemasaran (marketing mix) produk
Kerupuk Bawang UD. Barokah, dan (2) merumuskan strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan
penjualan produk Kerupuk Bawang UD. Barokah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
deskriptif dan analitis. Penentuan responden dilakukan menggunakan teknik snowball sampling dan
purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 37 orang yang terdiri atas konsumen, reseller,
distributor, pemilik usaha, karyawan, pemasok bahan baku, dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten
Ngawi. Analisis data yang digunakan meliputi Segmenting, Targeting, Positioning (STP), marketing mix 7P,
SWOT, dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
segmentasi pasar produk Kerupuk Bawang UD. Barokah didominasi oleh konsumen perempuan, berusia 20-
50 tahun, berdomisili di Kabupaten Ngawi dan sekitarnya, serta memiliki tingkat pendapatan menengah.
Target pasar utama adalah konsumen rumah tangga, reseller, dan distributor yang memiliki loyalitas tinggi,
bersedia melakukan pembelian ulang, serta memiliki daya beli yang sesuai dengan harga produk. Positioning
produk terletak pada cita rasa yang gurih dan khas, kualitas produk yang baik, harga yang terjangkau, serta
manfaat produk sebagai camilan dan pelengkap makanan. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa
Agroindustri UD. Barokah berada pada Kuadran I (strategi agresif) dengan nilai IFAS sebesar 3,06 dan
EFAS sebesar 2,72 serta berada pada Sel IV matriks Internal-Eksternal (growth and build). Hasil analisis
QSPM menunjukkan bahwa strategi prioritas yang direkomendasikan adalah optimalisasi promosi digital
serta pemanfaatan dukungan program pembinaan UMKM untuk memperoleh tambahan modal, peralatan
produksi, dan perluasan distribusi dengan nilai Total Attractiveness Score (TAS) sebesar 5,45.
Description
Validasi dan Finalisasi Ratna 6 Juli 2026
