Kelayakan Teknis Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Wisata Sunan Bonang Tuban

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik Universitas Jember

Abstract

Kabupaten Tuban sebagai wilayah lintasan utama Jalur Pantura Jawa mengalami lonjakan aktivitas lalu lintas, khususnya di kawasan wisata religi Makam Sunan Bonang. Jumlah peziarah yang tinggi berdampak pada penurunan kinerja lalu lintas di sekitar kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis manajemen rekayasa lalu lintas dengan penerapan sistem satu arah (SSA) sebagai upaya peningkatan kinerja ruas dan simpang jalandi sekitar kawasan makam. Metode yang digunakan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan analisis meliputi tundaan dan derajat kejenuhan (DJ). Data diperoleh dari survei primer dan sekunder serta diuji menggunakan statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem dua arah (2/2 TT) menghasilkan rata-rata tundaan simpang tak bersinyal sebesar 6,3 det/SMP menurun menjadi 6,26 det/SMP dan simpang bersinyal sebesar 439,82 det/SMP menjadi 103,25 det/SMP. Sedangkan DJ rata-rata sebesar 0,21 menurun menjadi 0,17. Hasil pengujian menunjukkan bahwa meskipun tidak semua variabel kinerja lalu lintas mengalami perubahan signifikan, rata-rata kinerjanya tetap menunjukkan penurunan. Dengan kondisi tersebut, manajemen rekayasa lalu lintas dinilai layak untuk diterapkan.

Description

Reupload file repositori 23 januari 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By