Pengembangan Media Komik Digital Berbasis Cerita Anak Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SDN Karangrejo 04 Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Keterampilan berbahasa memiliki peran penting dalam menunjang komunikasi yang efektif, salah satunya adalah keterampilan membaca pemahaman. Membaca pemahaman menjadi aspek penting untuk memahami seluruh materi pelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di SDN Karangrejo 04 Jember, diketahui bahwa siswa kelas V masih mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan. Padahal Kurikulum Merdeka Bahasa Indonesia Fase C, siswa kelas V sudah berada pada tahap “membaca untuk memahami.” Salah satu penyebabnya yaitu media membaca pemahaman belum menarik, guru hanya mengandalkan teks bacaan dan buku siswa tanpa ilustrasi yang mendukung. Melihat kondisi tersebut, media pembelajaran seharusnya dapat menarik perhatian membaca pemahaman siswa di kelas V. Salah satunya media komik, karena menyajikan cerita visual yang menarik dan rapi. Selain itu, menggunakan sajian digital, agar lebih mudah diakses kapan saja. Cerita dirancang dengan narasi anak-anak, dari segi isi, bahasa, maupun ilustrasi. Melalui hal tersebut, penting mengembangkan media komik digital berbasis cerita anak untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Karangrejo 04 Jember. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana proses dan hasil kevalidan, keefektifan, serta kepraktisan pengembangan media komik digital berbasis cerita anak untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Karangrejo 04 Jember. Melalui rumusan masalah tersebut ada tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan proses dan mengetahui hasil kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan pengembangan media komik digital berbasis cerita anak untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Karangrejo 04 Jember. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) bermodel ADDIE. Model ADDIE terdapat lima tahapan prosesnya yakni (1) analyze; (2) design; (3) development; (4) implementation; (5) evaluation. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Karangrejo 04 Jember dengan subjek penelitian sebanyak 27 siswa. Menggunakan metode pengumpulan data seperti wawancara, observasi, angket, validasi, tes, dan dokumentasi untuk memberikan hasil kevalidan, keefektifan dan kepraktisan. Proses tahapan ADDIE dari analisis kurikulum dan kebutuhan siswa kelas V yang belum memahami isi bacaan karena kurang optimalnya media pembelajaran dalam keterampilan membaca, sehingga dikembangkan media komik digital berbasis cerita anak. Pada tahap desain, disusun alur cerita, storyboard, dan instrumen evaluasi. Tahap pengembangan merealisasikan desain menggunakan Canva Pro, divalidasi oleh ahli, dan diekspor melalui Heyzine. Tahap implementasi untuk mevalidasi instrumen tes dan kelayakan media di skala kecil, kemudian diskala besar untuk melihat keefektifan dan kepraktisan media melalui pretes-posttest dan angket respons siswa. Tahap evaluasi untuk memberikan perbaikan proses pengembangan serta mengakumulasi hasil kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan media komik digital berbasis cerita anak. Hasil penelitian menunjukkan kevalidan media komik digital berbasis cerita sebesar 92,0 dengan kategori sangat layak. Uji keefektifan N-gain score sebesar 0,66 dengan kategori sedang. Sementara presentase N-Gain sebesar 65,91%, bahwa media komik digital berbasis cerita anak cukup efektif digunakan. Uji kepraktisan media komik digital berbasis cerita anak memperoleh skor 95,0% dengan kategori sangat praktis. Hasil ini disimpulkan bahwa pengembangan media komik digital dinyatakan valid, efektif, dan praktis untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Karangrejo 04 Jember. Saran yang diberikan sebagai bahan perbaikan ke arah yang lebih positif. Bagi siswa, diharapkan aktif dalam penerapan komik digital karena media inu efektif untuk digunakan. Bagi guru, hendaknya menggunakan media komik digital berbasis cerita anak untuk pembelajaran. Bagi peneliti lain, dikembangkan lebih lanjut oleh peneliti lain dengan materi atau cerita yang lebih variatif.

Description

Reupload Repositori File 05 Maret 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By