Konten Artikel dalam Surat Kabar Suara Merdeka di Semarang Tahun 1984-1998
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Skripsi ini mengkaji konten artikel dalam surat kabar Suara Merdeka di
Semarang tahun 1984–1998 dengan latar belakang kondisi pers pada masa Orde
Baru yang berada di bawah kontrol pemerintah melalui kebijakan stabilitas nasional
dan pengawasan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang
munculnya konten artikel dalam Suara Merdeka, bentuk konten artikel yang
dimuat, serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat
Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi
heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian diperoleh
melalui arsip surat kabar Suara Merdeka, buku, jurnal, dan sumber pendukung
lainnya yang berkaitan dengan sejarah pers, komunikasi massa, dan perkembangan
sosial masyarakat Semarang pada masa Orde Baru. Pendekatan yang digunakan
dalam penelitian ini adalah pendekatan sejarah pers dan komunikasi massa dengan
menggunakan teori fungsi pers dan teori hegemoni media. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa konten artikel dalam surat kabar Suara Merdeka dipengaruhi
oleh kondisi politik Orde Baru yang menempatkan pers sebagai pendukung
pembangunan nasional, namun tetap memberikan ruang bagi pemberitaan
mengenai kondisi sosial masyarakat Semarang. Konten artikel ekonomi banyak
membahas kenaikan harga kebutuhan pokok, kondisi pasar tradisional, dan dampak
krisis ekonomi tahun 1997–1998. Konten artikel sosial budaya menyoroti persoalan
pendidikan, budaya lokal, dan identitas budaya masyarakat Semarang, sedangkan
konten artikel politik pembangunan membahas pembangunan infrastruktur kota,
transportasi, dan fasilitas umum. Keberadaan konten artikel tersebut memberikan
dampak sosial berupa terbentuknya opini publik, meningkatnya kesadaran
masyarakat terhadap persoalan sosial dan pembangunan, serta dampak ekonomi
berupa penyebaran informasi mengenai kondisi pasar dan perkembangan ekonomi
masyarakat. Dengan demikian, Suara Merdeka tidak hanya berfungsi sebagai
media informasi, tetapi juga sebagai dokumentasi sosial dan representasi hubungan
antara media, masyarakat, dan kekuasaan pada masa Orde Baru.
Description
Finalisasi oleh Agus 28 Juli 2026
