Isolasi dan Identifikasi Struktur Senyawa Ekstrak Metanol Liken Leptogium corticola (Taylor) Tuck
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki hutan terbesar di dunia dan menjadi negara megadiversitas. Terdapat sekitar 31.750 keanekaragaman hayati tumbuhan dan jamur tumbuh di Indonesia termasuk di dalamnya 512 jenis lumut kerak (liken). Dari keanekaragaman hayati tersebut 7.000 diantaranya memiliki khasiat sebagai obat. Salah satu keanekaragaman hayati yang berpotensi sebagai obat dan masih sedikit penelitiannya yaitu liken. Liken merupakan organisme mutualistik yang terdiri dari jamur (mycobiont) dan mitra alga (photobiont) yang hidup dalam hubungan simbiosis untuk membentuk struktur tersendiri. liken mengandung dan menghasilkan berbagai macam senyawa metabolit, yang sebagian besar merupakan senyawa unik seperti depside, depsone, depsidone, dan dibenzofurane. Metabolit sekunder tersebut memiliki aktivitas farmasi penting seperti antibakteri, antimikroba, antijamur, antipiretik, antiinflamasi, antioksidan, dan antikanker. Pada penelitian ini digunakan sampel dari liken Leptogium corticola. Liken spesies ini belum banyak penelitian bahkan penelitian terkait isolasi dan bioaktivitas belum pernah dilakukan. Hal tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian terkait isolasi dan identifikasi struktur senyawa yang kemungkinan memiliki potensi biofarmasi yang penting.
Proses isolasi senyawa liken Leptogium corticola diawali dengan mengekstraksi serbuk simplisia liken ini menggunakan pelarut metanol dengan metode maserasi yang menghasilkan rendemen ekstrak sebanyak 6,79% (b/b). Ekstrak kental metanol kemudian di fraksinasi menggunakan VLC (Vacuum Liquid Chromatography) berdasarkan gradien pelarut sebesar 25% secara bertingkat. Hasil VLC kemudian dikelompokkan dan dimonitoring kemurniannya menggunakan TLC (Thin Layer Chromatography) dengan eluen n-heksan : etil asetat (9:1) sebanyak 4 mL. Berdasarkan hasil fraksinasi VLC, masih belum didapatkan adanya senyawa murni sehingga perlu dilakukan isolasi menggunakan HPLC preparative. Dari hasil tersebut didapatkan isolat murni dengan organoleptis berupa kristal berwarna hitam sebanyak 4,38% (b/b). Isolat tersebut kemudian dilakukan identifikasi menggunakan NMR (Nuclear Magnetic Resonance) hingga mendapatkan spektra 1D-NMR (1H-NMR, 13C-NMR, dan DEPTQ) dan 2D-NMR (HMBC dan HSQC). Spektra tersebut kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak Mnova versi 14.1 dan Chemdraw Ultra Versi 12.0. Hasil analisis spektra tersebut kemudian dibandingkan dengan referensi pembanding yang memiliki kemiripan pergeseran kimia. Berdasarkan hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa ekstrak metanol liken Leptogium corticola mengandung senyawa 2-hydroxy-4,6-dimethylbenzoate yang termasuk dalam golongan depside.
Description
Reupload File Repositori 11 Februari 2026_Yudi/Rega
