Implementasi Active Range of Motion pada Pasien Congestive Heart Failure dengan Intoleransi Aktivitas di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang
| dc.contributor.author | Zanuarizal Arif Eka Wijaya | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-09T08:03:02Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-15 | |
| dc.description.abstract | Congestive Heart Failure (CHF) merupakan ketidakmampuan jantung memompa darah secara efektif sehingga kebutuhan oksigen jaringan tidak terpenuhi secara optimal. Kondisi ini menyebabkan pasien mudah lelah, sesak napas saat aktivitas, serta mengalami masalah keperawatan intoleransi aktivitas. Salah satu intervensi yang dapat diberikan yaitu Active Range of Motion (AROM), untuk meningkatkan sirkulasi dan kemampuan fungsional pasien. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implementasi AROM pada pasien CHF dengan intoleransi aktivitas di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang. Laporan tugas akhir ini menggunakan desain studi kasus. Partisipan penelitian ini adalah Tn. R yang di rawat di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang dengan Acute Decompensated Heart Failure (ADHF), mengalami masalah keperawatan intoleransi aktivitas, kesadaran composmentis, kooperatif, tidak mengalami gangguan muskuloskeletal, tidak mengalami komplikasi akut, kondisi hemodinamik stabil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tn R mengalami 100% kriteria mayor intoleransi aktivitas, yaitu mengeluh lelah dan frekuensi jantung menigkat >20% dari kondisi istirahat. Intervensi yang diberikan yaitu AROM selama 4 hari dengan frekuensi 2 kali sehari setelah terapi farmakologi. Setelah implementasi, toleransi aktivitas meningkat ditandai dengan pasien tidak lagi merasa lelah dan sesak saat/setelah aktivitas ringan serta tidak adanya peningkatan frekuensi nadi >20% setelah aktivitas, frekuensi nadi membaik 84 x/menit, tekanan darah membaik 119/70 mmHg, frekuensi napas membaik 26 x/menit, saturasi oksigen membaik 98%, serta jarak berjalan pasien meningkat > 5 langkah. Berdasarkan hasil studi kasus ini, implementasi AROM cukup efektif meningkatkan toleransi aktivitas pada pasien CHF/ADHF. Intervensi ini dapat dijadikan salah satu tindakan mandiri perawat dalam membantu meningkatkan kemampuan aktivitas pasien gagal jantung. Penulis selanjutnya disarankan melakukan kombinasi AROM dengan latihan pernapasan. | |
| dc.description.sponsorship | DPA : Ns. Primasari Mahardika Ramadhani, S.Kep., M.Kep. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10880 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Active Range of Motion | |
| dc.subject | Congestive Heart Failure | |
| dc.subject | intoleransi aktivitas | |
| dc.title | Implementasi Active Range of Motion pada Pasien Congestive Heart Failure dengan Intoleransi Aktivitas di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang | |
| dc.type | Other |
