Pengendalian Proses Produksi Biji Kopi pada KSU Buah Ketakasi Sidomulyo Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Koperasi Serba Usaha (KSU) Buah Ketakasi dikenal sebagai salah satu produsen pengolah kopi dengan kualitas ekspor. Dalam menjalankan proses produksinya, KSU Buah Ketakasi menghadapi tantangan dalam pengendalian proses produksi mulai dari pengelolaan bahan baku, proses transformasi, hingga tahap penyimpanan. Bahan baku berupa buah kopi harus melalui tahapan sortasi manual untuk memastikan hanya buah matang sempurna yang diproses. Selanjutnya dilakukan penjemuran secara alami hingga kadar air sesuai standar. Beberapa proses pascapanen seperti pengupasan kulit (hulling) dan sortasi biji kering dilakukan menggunakan mesin, namun tetap memerlukan pengawasan manual pada tahap akhir untuk memastikan kualitas produk. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di KSU Buah Ketakasi, Jln Gunung Gending RT.02/RW.09, Dusun Krajan Sidomulyo Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan melalui hasil dari wawancara dan observasi, dan juga data sekunder yang didapat dari buku, jurnal dan laporan, dan lain-lain. Metode pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis menggunakan analisis domain dan taksonomi. Data yang ada kemudian dilakukan uji kebsahan dengan menggunakan metode perpanjangan keikutsertaan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah pengendalian proses produksi di KSU Buah Ketakasi terdiri dari tiga tahap utama, yaitu tahap input, transformasi, dan output. Pada tahap input dilakukan pengaturan tenaga kerja, bahan baku, serta peralatan. Tahap transformasi meliputi sortasi buah secara manual, penjemuran, pengupasan kulit dengan mesin, dan sortasi biji kering dengan bantuan mesin serta pemeriksaan akhir secara manual. Tahap output meliputi pengemasan biji kopi dengan memastikan kadar air sesuai standar, kemudian disimpan di gudang dengan sistem pengelolaan sederhana namun teratur. Proses pengendalian berjalan cukup baik, fluktuasi hasil panen yang mempengaruhi ketersediaan bahan baku, proses penjemuran yang bergantung pada cuaca, keterbatasan sarana penyimpanan, serta masih dibutuhkannya kontrol kualitas manual meskipun sudah ada bantuan mesin pada beberapa proses. Kendala yang terjadi tidak terlepas dari peran tenaga kerja, terutama pengawasan langsung di lapangan, menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas dan kelancaran proses produksi.

Description

Reupload File Repository 10 Februari 2026 Maya/Mita

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By