Hubungan Tingkat Karies Gigi dengan Kejadian Stunting Anak Usia 24-59 Bulan di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Stunting merupakan salah satu malnutrisi di Indonesia yang didefinisikan
sebagai gangguan pertumbuhan yang menyebabkan tinggi seorang anak lebih
pendek dibanding dengan anak seusianya. Indonesia berada di urutan kedua
dengan kasus stunting terbanyak di Asia Tenggara. Kabupaten Jember merupakan
wilayah dengan jumlah kasus stunting terbesar kedua di Jawa Timur dengan
12.754 kasus pada tahun 2022. Faktor risiko stunting dapat disebabkan oleh faktor
langsung dan tidak langsung. Penyebab langsung meliputi asupan gizi yang
kurang serta penyakit infeksi. Karies gigi merupakan salah satu penyakit infeksi
pada jaringan gigi. Gejala infeksi tersebut dapat berupa rasa nyeri,
pembengkakakan, muncul nanah (abses gigi). Akibat dari hal tersebut dapat
menyebabkan kesulitan mengunyah dan menurunkan nafsu makan yang dapat
mempengaruhi asupan nutrisi yang masuk kedalam tubuh sehingga apabila tidak
diobati dapat menyebabkan stunting. Data karies gigi pada anak usia 0-7 tahun
sebanyak 1.123 kasus. Hal tersebut menunjukan masih rendahnya kesadaran
masyarakat untuk memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan karies gigi dengan kejadian
stunting.
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian analitik dengan desain
penelitian cross-sectional. Adapun tempat penelitian ini yaitu 15 puskesmas di
Kabupaten Jember meliputi Puskesmas Sumberjambe, Ledokombo, Jelbuk, Silo
II, Pakusari, Mumbulsari, Kaliwates, Mangli, Panti, Tanggul, Nogosari,
Karangduren, Lojejer, Kasiyan, Kasiyan, Gumukmas. Populasi penelitian ini yaitu
balita berusia 24-59 bulan berjumlah 100.676 anak. Pemilihan sampel dilakukan
dengan random sampling dengan menggunakan rumus Kelsey didapatkan sebanyak 272 balita. Adapun proses pengambilan data mengguanakan lembar
pemeriksaan indeks DEF-T. Analisis uji yang digunakan yaitu Regressi Logistik
Biner. Kemudian, data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan
dilengkapi dengan narasi.
Hasil penelitian ini hubungan tingkat karies gigi di Kabupaten Jember
didapatkan data bahwa ibu dengan pendidikan SMP dan SD memiliki risiko yang
signifikan lebih tinggi untuk anak mengalami stunting dibandingkan dengan ibu
berpendidikan sarjana, dengan nilai PR masing-masing 3,725 untuk ibu
berpendidikan SMP dan 3,573 untuk ibu berpendidikan SD sedangkan ibu dengan
pendidikan SMA dan Sarjana tidak memiliki hubungan yang signifikan. Tingkat
pendapatan orang tua berhubungan signifikan dengan kejadian stunting pada anak
(p=0,0001). Balita dengan orang tua yang memiliki pendapatan kurang dari Rp
2.665.392 memiliki risiko 2,092 kali lebih tinggi untuk mengalami stunting
dibandingkan dengan balita yang orang tuanya memiliki pendapatan lebih dari Rp
2.665.392 (UMK Jember). Tingkat karies gigi berhubungan signifikan dengan
kejadian stunting. Balita dengan karies gigi kategori sedang memiliki risiko 2,652
kali lebih tinggi untuk mengalami stunting dibanding balita dengan karies gigi
rendah, sedangkan balita dengan karies gigi kategori tinggi memiliki risiko 4,798
kali lebih tinggi dibandingkan dengan balita yang memiliki karies gigi rendah. Saran pada penelitian ini ditujukan kepada orang tua responden, dinas
kesehatan dan peneliti selanjutnya. Para orang tua harus lebih sadar akan
pentingnya memberikan makanan bergizi seimbang kepada anak-anak untuk
mencegah stunting dan masalah kesehatan gigi. Selain itu, orang tua didorong
untuk secara rutin membawa anak-anak mereka ke layanan kesehatan untuk
pemeriksaan gigi dan konsultasi gizi. Saran bagi dinas kesehatan Program edukasi
dan penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya
menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini serta hubungannya dengan
pertumbuhan anak, seperti penyuluhan kesehatan gigi di posyandu serta kerja
sama multi faktor sehingga bisa melakukan skrining karies di Sekolah. Saran bagi
peneliti selanjutnya melakukan penelitian lanjutan untuk untuk memahami
mekanisme spesifik yang menghubungkan karies gigi dengan stunting serta variabel-variabel yang lain yang belum diteliti seperti kebiasan makan, dan cara
merawat kesehatan gigi.
Description
Validasi repository 15 Juni 2026_Bunga/Firly
