Hubungan Konsep Diri Profesional dengan Kesiapan Profesional pada Mahasiswa Profesi Ners Generasi Z
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS KEPERAWATAN
Abstract
Hubungan Konsep Diri Profesional dengan Kesiapan Profesional pada
Mahasiswa Profesi Ners Generasi Z;
Siti Amalia Galuh Putri Mawardi; 222310101076; + 40 halaman; 2026; Program
Studi Sarjana Ilmu Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember.
Konsep diri profesional merupakan persepsi individu terhadap
kemampuan, nilai, dan perannya sebagai seorang profesional yang berperan
penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa untuk menjalankan praktik
keperawatan. Mahasiswa profesi ners generasi Z berada pada masa transisi dari
dunia pendidikan menuju dunia kerja sehingga dituntut memiliki kesiapan
profesional yang baik. Kesiapan profesional meliputi kemampuan beradaptasi
dengan lingkungan kerja, berkomunikasi dan berkolaborasi dengan tim kesehatan,
serta memiliki kompetensi profesional dalam memberikan asuhan keperawatan.
Konsep diri profesional yang positif diyakini dapat meningkatkan keyakinan diri,
motivasi, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan profesi. Oleh
karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsep diri
profesional dengan kesiapan profesional pada mahasiswa profesi ners generasi Z
di institusi anggota AIPNI Regional IX.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan
pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive
sampling dengan jumlah responden sebanyak 371 mahasiswa profesi ners generasi
Z yang berasal dari institusi anggota AIPNI Regional IX. Pengumpulan data
dilakukan secara daring melalui Google Form. Instrumen penelitian menggunakan
Professional Self-Concept of Nurses Instrument (PSCNI) yang terdiri atas 27 item
pertanyaan dengan 3 dimensi, yaitu praktik profesional (professional practice),
kepuasan (satisfaction), dan komunikasi (communication), serta Perception of
Professional Readiness in Nursing Scale (PPRNS) yang terdiri atas 15 item
pertanyaan dengan 3 dimensi, yaitu penyesuaian profesional (professional
adjustment), komunikasi dan kolaborasi (communication and collaboration), serta
kualifikasi profesional (professional qualification). Instrumen tersebut telah
diterjemahkan dan dilakukan uji validitas dan reliabilitas oleh peneliti kepada
mahasiswa profesi ners di Fakultas Keperawatan Universitas Jember.
Analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis
deskriptif digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden yang meliputi
usia, jenis kelamin, institusi asal, daerah institusi, jenis perguruan tinggi, dan
tahun angkatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa median usia responden adalah
23 tahun. Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (80,6%), berasal dari
perguruan tinggi swasta (51,5%), dan merupakan mahasiswa angkatan 2025
(93.0%). Pada variabel konsep diri profesional, sebanyak 51,5% responden berada
pada kategori tinggi, dengan proporsi tertinggi terdapat pada dimensi komunikasi
(59,6%). Sementara itu, pada variabel kesiapan profesional, sebanyak 50,1%
responden termasuk dalam kategori tinggi, dengan dimensi kualifikasi profesional
menunjukkan proporsi kategori tinggi tertinggi (70,1%).
Analisis inferensial dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank
menunjukkan nilai signifikansi p-value = 0,001 dengan nilai koefisien korelasi r =
0,685. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan
dengan kekuatan hubungan yang kuat dan arah korelasi positif antara konsep diri
profesional dengan kesiapan profesional pada mahasiswa profesi ners generasi Z
di institusi anggota AIPNI Regional IX. Artinya, semakin tinggi konsep diri
profesional yang dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi pula kesiapan
profesionalnya. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa profesi ners generasi Z di
institusi anggota AIPNI Regional IX cenderung memiliki konsep diri profesional
dan kesiapan profesional pada kategori tinggi serta terdapat hubungan yang
signifikan antara kedua variabel. Oleh karena itu, institusi pendidikan
keperawatan diharapkan terus mengembangkan strategi pembelajaran yang
mampu memperkuat konsep diri profesional melalui pengalaman praktik klinik
yang berkualitas, pembimbingan yang efektif, refleksi profesional, serta
penguatan identitas profesi. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan
kesiapan profesional mahasiswa sehingga lebih siap menghadapi transisi menuju
dunia kerja sebagai perawat profesional.
Description
Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026
