Pengaruh Program Outing Class Terhadap Perilaku Bullying (Studi Asosiatif di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan, Bali)
| dc.contributor.author | Mohamad Rizky Ramadhan | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-03T06:23:21Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-12 | |
| dc.description | Approved by Teddy | |
| dc.description.abstract | Fenomena bullying di lingkungan pendidikan Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan, dengan lonjakan hingga 573 kasus pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh program outing class terhadap perilaku bullying di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, yang melayani siswa dari latar belakang keluarga prasejahtera (Desil 1-3). Menggunakan landasan teori konstruktivisme sosial (Vygotsky dalam As Sayfullooh dkk., 2023), penelitian ini memposisikan interaksi luar ruang sebagai sarana transformasi lingkungan belajar dari formal dan kompetitif menjadi sosial-kolaboratif. Program ini dirancang untuk meningkatkan empati dan keterampilan sosial siswa melalui pengalaman langsung, guna menciptakan ekosistem sekolah yang aman (safe school) bagi seluruh siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik sampel jenuh (total sampling) terhadap 74 siswa kelas 7. Data primer dihimpun melalui kuesioner berbasis Olweus Bullying Questionnaire (OBQ) dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program outing class memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penurunan perilaku bullying (Sig. < 0,001). Nilai R2 sebesar 0,711 menunjukkan bahwa program ini berkontribusi sebesar 71,1% terhadap penurunan frekuensi bullying verbal, fisik, dan mental siswa di SRMP 17 Tabanan, Bali, sedangkan 28,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor di luar model seperti pola asuh, paparan media sosial, dan pengawasan sekolah. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa intervensi makro (kebijakan sekolah) melalui pengalaman langsung di luar kelas, efektif membangun empati kolektif, mengikis ketimpangan kekuatan (imbalance of power), dan memulihkan keberfungsian sosial siswa. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan integrasi metode outing class sebagai strategi kebijakan sekolah untuk memutus rantai bullying siswa. | |
| dc.description.sponsorship | Dr. Kusuma Wulandari, S.Sos., M.Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/7804 | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | Bullying | |
| dc.subject | Outing Class | |
| dc.subject | Sekolah Rakyat | |
| dc.subject | Konstruktivisme Sosial | |
| dc.subject | Kesejahteraan Sosial | |
| dc.title | Pengaruh Program Outing Class Terhadap Perilaku Bullying (Studi Asosiatif di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan, Bali) | |
| dc.type | Thesis |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- Mohamad Rizky Ramadhan_220910301053_Skripsi Repository.pdf
- Size:
- 2.18 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
