Hubungan Pelatihan Pegawai dengan Peningkatan Kinerja: Studi Kasus di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Hubungan Pelatihan Pegawai dengan Peningkatan Kinerja Pegawai di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Jember; Rifda Rahmania; 220910201152; 42 halaman; Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember.
Penlitian ini bertujuan menjelaskan hubungan pelatihan pegawai dengan peningkatan kinerja di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Jember. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kinerja pegawai yang terlihat dari capaian kinerja organisasi yang rata-rata masih sekitar 75% dari target serta masih adanya pegawai yang belum memenuhi kewajiban pengembangan kompetensi melalui pelatihan minimal 20 jam pelajaran setiap tahun. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan belum sepenuhnya optimal sehingga diduga memengaruhi kinerja pegawai di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Jember.
Penelitian ini menggunakan teori pelatihan menurut Veithzal Rivai yang menyatakan bahwa pelatihan merupakan proses sistematis untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pegawai agar mampu melaksanakan pekerjaan secara lebih efektif. Indikator pelatihan yang digunakan meliputi materi pelatihan, metode pelatihan, instruktur, sarana pelatihan, dan peserta pelatihan. Sementara itu, kinerja pegawai menggunakan teori kinerja menurut Stephen P. Robbins yang diukur melalui indikator kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, efektivitas, dan kemandirian.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 80 pegawai dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan Skala Likert. Hasil uji instrumen menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,942 pada variabel pelatihan dan 0,919 pada variabel kinerja. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antara variabel pelatihan dan kinerja pegawai. Uji analisis statistik dibantu dengan software SPSS 25.
Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi Rank Spearman sebesar 0,776 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara pelatihan dengan kinerja pegawai. Berdasarkan hasil tersebut maka H₀ ditolak dan H₁ diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pelatihan dengan peningkatan kinerja pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pelaksanaan pelatihan yang meliputi materi, metode, instruktur, sarana, dan peserta pelatihan, maka semakin baik pula kinerja pegawai yang ditunjukkan melalui kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, efektivitas, dan kemandirian dalam bekerja.
Description
:: Finalisasi file repositori 21 Juli 2026_Kurnadi
