Pengaruh Ekstrak Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) terhadap Gambaran Histopatologi dan Berat Limpa Tikus (Rattus norvegicus) pada Uji Toksisitas Subkronis
| dc.contributor.author | Gusti Ayu Indira Ananda Putri | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-02T07:46:48Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-17 | |
| dc.description | Validasi file repositori 02 Juli 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Kulit bawang merah merupakan limbah hasil pertanian yang mengandung berbagai senyawa bioaktif, terutama flavonoid jenis kuersetin. Senyawa ini diketahui memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan imunomodulator yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesesehatan. Namun, penggunaan kuersetin dalam dosis tinggi dalam jangka waktu tertentu dapat menimbulkan efek toksik sehingga diperlukan evaluasi keamanan melalui uji toksisitas untuk mengetahui kemungkinan dampak pemberian ekstrak kulit bawang merah terhadap organ tubuh, termasuk limpa. Limpa merupakan organ limfoid sekunder yang berperan penting dalam respons imun. Organ ini berfungsi sebagai tempat proliferasi, diferensiasi, dan aktivasi limfosit ketika terjadi paparan antigen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit bawang merah (Allium cepa L.) terhadap berat limpa dan gambaran histopatologi limpa tikus (Rattus norvegicus) pada uji toksisitas subkronis. Penelitian ini menggunakan jenis true experimental design dengan rancangan posttest-only control group design yang mengacu pada OECD Guideline No. 407. Sebanyak 24 ekor tikus Wistar jantan dan betina dibagi menjadi empat kelompok yang terdiri atas kelompok kontrol, kelompok perlakuan dosis 731 mg/kgBB, 1462 mg/kgBB, dan 2924 mg/kgBB. EKBM diberikan secara oral setiap hari selama 28 hari. Setelah periode perlakuan, organ limpa diambil untuk dilakukan penimbangan dan pemeriksaan histopatologi. Parameter yang diamati meliputi berat absolut dan relatif limpa, diameter dam luas pulpa putih, serta diameter dan luas germinal center. Pengukuran histopatologi dilakukan menggunakan perangkat lunak ImageJ pada lima pulpa putih di setiap preparat dengan perbesaran 100x. Hasil penelitian menunjukkan berat absolut limpa kelompok kontrol dan perlakuan EKBM berturut-turut adalah 0,92±0,17 g, 0,94±0,26 g, 0,97±0,17 g dan 1,25±0,33 g dengan hasil yang tidak signifikan p=0,415 (p>0,05), sedangkan berat relatif limpa kelompok kontrol dan perlakuan berturut-turut adalah 0,48±0,06%, 0,49±0,17%, 0,49±0,09% dan 0,61±0,09% dengan hasil yang tidak signifikan p=0,384 (p>0,05). Pada pengukuran diameter pulpa putih limpa, rata-rata kelompok kontrol dan perlakuan EKBM secara berurutan yaitu 341,03±8,35 μm, 397,58±20,14 μm, 445,973±48,64 μm, dan 551,06±32,60 μm dengan hasil yang signifikan p<0,001 (p<0,05). Selanjutnya, pada pengukuran luas pulpa putih limpa, rata-rata kelompok kontrol dan perlakuan EKBM secara berurutan yaitu 89.628,85±10.258,18 μm2 , 117.336,29±14.346,18 μm2 , 153.429,75±33.194,63 μm2 , dan 230.005,64±24.142,49 μm2 dengan hasil yang signifikan p<0,001 (p<0,05). Pada pengukuran diameter germinal center limpa, rata-rata kelompok kontrol dan perlakuan EKBM secara berurutan yaitu 100,93±10,30 μm, 115,66±9,65 μm, 140,49±14,48 μm, dan 172,52±13,77 μm dengan hasil yang signifikan p<0,001 (p<0,05). Pada pengukuran luas germinal center limpa, rata-rata kelompok kontrol dan perlakuan EKBM yaitu 7.832,84±1.657,48 μm2 , 10.147,26±1.338,12 μm2 , 14.689,70±3.130,84 μm2 , dan 22.933,00±2.999,01 μm2 dengan hasil yang signifikan p<0,001 (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak kulit bawang merah selama 28 hari tidak memengaruhi berat limpa tikus, tetapi menyebabkan perubahan histopatologi berupa peningkatan ukuran pulpa putih dan germinal center yang menunjukkan adanya respons jaringan limfoid limpa pada uji toksisitas subkronis | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama: Dr. dr. Dina Helianti, M.Kes. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10450 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran | |
| dc.subject | Bawang Merah | |
| dc.subject | Kulit Bawang Merah | |
| dc.subject | Histopatologi | |
| dc.subject | Toksisitas Subkronis | |
| dc.subject | Antioksidan | |
| dc.title | Pengaruh Ekstrak Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) terhadap Gambaran Histopatologi dan Berat Limpa Tikus (Rattus norvegicus) pada Uji Toksisitas Subkronis | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- Naskah Skripsi Gusti Ayu Indira Ananda Putri_222010101112_repository.pdf
- Size:
- 2.04 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
