Karakteristik Pembakaran Droplet Biodiesel Nyamplung Dengan Penambahan Medan Magnet

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Pemanfaatan sumber energi terbarukan menjadi solusi potensial untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan dampak pencemarannya. Biodiesel dari minyak biji nyamplung (Calophyllum inophyllum) memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif karena kandungan minyaknya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan medan magnet terhadap karakteristik pembakaran droplet biodiesel nyamplung, meliputi tinggi nyala api, temperatur nyala api, burning time, dan ignition delay time. Pengujian dilakukan menggunakan metode droplet combustion dengan variasi bahan bakar CCIO, B40, B50, dan B100, baik tanpa maupun dengan medan magnet arah tarik-menarik (U-S). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan medan magnet menurunkan tinggi nyala api dan burning time, serta mempercepat ignition delay time. Selain itu, temperatur nyala api mengalami peningkatan akibat medan magnet yang memengaruhi orientasi hidrokarbon dan mempercepat proses oksidasi bahan bakar. Presentase campuran biodiesel terbaik diperoleh pada B40 dengan penambahan medan magnet, yang memberikan karakteristik pembakaran paling optimal. Penelitian ini membuktikan bahwa medan magnet dapat menjadi salah satu metode peningkatan kualitas pembakaran biodiesel berbasis nabati, sekaligus berpotensi menurunkan emisi hasil pembakaran

Description

Reaploud Repository February_agus

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By