Karakteristik Pembakaran Gas Hasil Proses Gasifikasi Kulit Kopi dengan Gasifier Tipe Crossdraft
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Sumber energi terbarukan yang tersedia dan melimpah di bumi adalah
biomassa. Biomassa merupakan sumber energi terbesar keempat dan menyediakan
lebih dari 10% kebutuhan energi dunia. penggunaan langsung biomassa sebagai
bahan bakar menghasilkan produksi partikulat dan gas rumah kaca dalam jumlah
besar. Sehingga partikel dan gas berbahaya ini dapat berdampak pada kesehatan
masyarakat. Biomassa merupakan semua bahan organik yang berasal dari tumbuhtumbuhan, seperti limbah tanaman budidaya, algae, dan sampah organik. Tiga
kategori utama biomassa adalah biomassa kayu, biomassa bukan kayu, dan
biomassa sekunder. Produksi biji kopi di Indonesia mencapai 682.591 ton dan
menghasilkan limbah kulit buah kopi sebesar 307.165 ton. Gasifikasi biomassa
adalah proses konversi termokimia yang melibatkan perubahan struktur kimia
biomassa pada suhu tinggi dengan adanya agen gasifikasi seperti udara, O2, CO2.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana variasi debit udara masuk
gasifier berdampak pada karakteristik pembakaran gas yang dihasilkan dari
gasifikasi kulit kopi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan
menggunakan gasifier tipe crossdraft untuk mengetahui pengaruh variasi debit
udara masuk terhadap karakteristik pembakaran gas hasil gasifikasi kulit kopi. Pada
debit udara masuk 4,71 LPM memiliki temperatur nyala api tertinggi sebesar
285°C. Semakin tinggi debit udara masuk maka temperatur gasifier semakin tinggi
namun,semakin tinggi debit udara masuk temperatur nyala api semakin rendah
karena semakin tinggi debit udara masuk maka lama nyala api semakin singkat
sehingga temperatur nyala api rendah.
Description
Reuploud file repositori 23 Feb 2026_Firli
