Respon Pertumbuhan dan Produksi Selada Keriting (Lactuca sativa L.) terhadap Pemberian Pupuk Kompos Sisa Sayuran dan Zat Pengatur Tumbuh serta Pemanfaatannya sebagai Leaflet
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pertumbuhan dan perkembangan tanaman merupakan proses penting dalam kehidupan dan perkembangan suatu makhluk hidup. Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal seperti ketersediaan bahan organik dan anorganik. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah ketersediaan unsur hara dalam tanah. Untuk mendukung ketersediaan nutrisi berupa zat hara pada tanah dapat dilakukan pemupukan. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk anorganik maupun pupuk organik. Dalam pemenuhannya, bahan pembuatan pupuk organik banyak ditemui di sekitar dengan jumlah yang melimpah yang dapat berupa limbah industri maupun limbah rumah tangga. Sisa sayuran merupakan salah satu limbah organik yang dapat ditemui di pasar bahkan rumah-rumah penduduk yang berasal dari bagian tanaman yang tidak diperlukan maupun kondisi yang tidak baik. Pengolahan limbah sisa sayuran sudah banyak dilakukan, akan tetapi belum berdampak besar karena minimnya kemampuan serta informasi yang diterima oleh masyarakat. Salah satu upaya pemanfaatan limbah sisa sayuran adalah menjadikannya sebagai pupuk dengan menggunakan metode kompos. Pengolahan ini dapat menambah nilai guna limbah sebagai pupuk tanaman. Sisa sayuran memiliki kandungan hara seperti N, P, dan K yang dibutuhkan tanaman dalam pertumbuhannya. Pupuk kompos sisa sayuran diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman. Selain itu, salah satu penunjang pertumbuhan tanaman dapat dipengaruhi oleh pemberian zat pengatur tumbuhan yang berupa hormon yang mampu menginisiasi pertumbuhan tanaman. Zat pengatur tumbuh (ZPT) yang mengandung hormon hormon pertumbuhan salah satunya hormon giberelin yang dapat mempengaruhi pembelahan sel dalam pertambahan besar tanaman. Sehingga penambahan ZPT diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi tanaman. Pengujian dosis pupuk kompos dan ZPT serta kombinasi keduanya dalam porsi yang optimal dilakukan pada tanaman Selada Keriting (Lactuca sativa L.). Informasi mengenai pemanfaatan limbah sisa sayuran sebagai pupuk kompos perlu disampaikan kepada masyarakat, sehingga dibutuhkan media pembelajaran melalui leaflet.
Penelitian ini dilakukan di Green House pribadi di Wates-Wetan, Ranuyoso, Lumajang. Tahap persiapan, pembuatan pupuk, dan pengujian dilakukan di rumah pribadi Desa Wates-Wetan, Ranuyoso, Lumajang. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan yaitu pada bulan dan bulan September hingga Oktober 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 16 perlakuan dan 3 pengulangan dengan dosis pupuk kompos 0,25 kg (K1), 0,50 kg (K2), dan 0,75 kg (K3), lalu konsentrasi ZPT 1 mL/L (H1), 2 mL/L (H2), 3 mL/L (H3), serta kombinasi keduanya. Parameter penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), lebar daun (cm), berat basah (kg), berat produksi (kg), dan berat kering (kg). Pengamatan berlangsung selama 8 minggu, dengan interval pengamatan selama 1 minggu sekali untuk parameter tinggi tanaman dan jumlah daun. Kemudian dilakukan pemanenan pada minggu ke 7 untuk dilakukan pengukuran parameter lebar daun, berat basah, dan berat produksi tanaman. Lalu diakhiri dengan pengukuran berat kering tanaman dengan mengeringkan tanaman dalam oven pada suhu 60 °C selama 48 jam atau hingga mencapai berat konstan. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA dengan taraf 5% yang selanjutnya diuji lanjut menggunakan DMRT dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan secara signifikan dan interaksi pada semua parameter pertumbuhan dan produksi tanaman selada keriting (Lactuca sativa L.) terhadap pemberian kompos sisa sayuran dan ZPT. Kombinasi kompos sisa sayuran dan ZPT yang optimal adalah pada perlakuan k1h3 dengan dosis 250 g/tanaman dan 3 mL/L air. Hasil validasi leaflet mendapat kategori sangat layak dengan nilai rata-rata 86,4 %.
Description
Validasi file repositori 02 Juli 2026_Firli
