Praktik Sosial Keluarga Kampung KB Sumbergondo dalam Pemenuhan Hak Gizi Anak pada Kasus Stunting
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Kasus stunting menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada pertumbuhan dan
perkembangan anak. Adanya dampak yang diakibatkan oleh stunting, sehingga
langkah pencegahan dan penanganan stunting semakin gencar dilakukan untuk
menurunkan tingkat terjadinya stunting. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan dan menganalisis terkait praktik keluarga balita di Kampung KB
Sumbergondo dalam upaya pemenuhan hak gizi anak pada kasus stunting, dengan
berdasarkan pada teori praktik sosial Pierre Bourdieu. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan femonenologi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penurunan angka stunting di Desa
Sumbergondo, tidak terlepas dari praktik sosial yang dilakukan ibu balita dalam
upaya pemenuhan gizi sebagai pencegahan stunting. Di mana praktik tersebut
terjadi karena adanya hubungan interaksi yang terjalin diantara habitus, ranah, dan
modal yang dimiliki ibu. Habitus akan menjadi manifestasi ibu dalam cara berpikir
dan bertindak dalam pola asuh anak dalam pemenuhan gizi, yang dilatar belakangi
oleh adanya ranah. Sehingga adanya kasus stunting, menjadi ranah ibu untuk
berjuang agar anaknya tercegah stunting, serta adanya kegiatan SOTH sebagai
ranah pendikan ibu berjuang memperoleh pengetahuan baru. Dalam perwujudan
pemenunah gizi anak, ibu juga memiliki modal sebagai bentuk kemampuannya.
Modal tersebut dapat terbagi dalam modal ekonomi sebagai daya beli kebutuhan
gizi, modal budaya sebagai pengetahuan ibu tentang gizi anak, modal sosial sebagai
hubungan sosial dan dukungan, dan modal simbolik sebagai keyakinan dan
pengakuan ibu atas keberhasilan pemenuhan gizi anak.
Description
Reuploud file repositori 22 Jan 2026_Firli
