Curahan Waktu Tenaga Kerja Wanita Pada Usahatani Kakao Rakyat Di Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan yang peranannya cukup
penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja,
sumber pendapatan dan devisa negara. Produsen kakao terbesar ketiga di dunia
setelah negara Pantai Gading dan Ghana adalah negara Indonesia. Produksi kakao
di Indonesia di dominasi oleh perkebunan rakyat. Perkebunan kakao rakyat
tersebar di banyak daerah di wilayah Jawa Timur, salah satunya adalah Kabupaten
Blitar. Potensi kakao yang ada di Kabupaten Blitar harus dikembangkan dan
didayagunakan secara maksimal. Salah satu kecamatan yang menjadi sentra
penghasil kakao di Kabupaten Blitar adalah Kecamatan Udanawu. Kecamatan
Udanawu berada pada posisi keempat sebagai penghasil produksi kakao di
Kabupaten Blitar. Meskipun Kecamatan Udanawu berada pada posisi keempat
tetapi Kecamatan Udanawu merupakan salah satu Kecamatan yang masih
digunakan sebagai tempat pengembangan komoditas kakao rakyat. Selain itu
adanya keaktifan wanita tani di Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar
merupakan salah satu potensi untuk mendukung pengembangan komoditas kakao.
Penelitian di Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar untuk mengetahui: (1)
Curahan waktu tenaga kerja wanita dan tenaga kerja pria pada usahatani
komoditas kakao di Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar, (2) Kontribusi
curahan waktu wanita tani pada kegiatan produktif dan kegiatan domestik di
Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar, (3) Faktor – faktor yang mempengaruhi
curahan waktu tenaga kerja wanita di Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.
Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja atau purposive method,
berdasarkan pertimbangan bahwa Kecamatan Udanawu merupakan daerah
pengembangan kakao di Kabupaten Blitar. Metode pengambilan contoh dalam
penelitian ini menggunakan metode simple random sampling. Data yang
digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah: (1) Pendekatan analisis curahan waktu kerja dan uji beda, (2)
Pendekatan analisis curahan waktu wanita tani dan uji persentase, (3) Pendekatan
analisis regresi linier berganda.
Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) curahan waktu tenaga kerja wanita
lebih besar daripada curahan waktu tenaga kerja pria. Curahan waktu tenaga kerja
wanita sebesar 130,28 HOK/Tahun, sedangkan curahan waktu tenaga kerja pria
sebesar 29,30 HOK/Tahun. (2) Wanita tani di Kecamatan Udanawu memiliki
peran ganda, yaitu selain mengurus rumah tangga mereka juga mencurahkan
waktunya untuk bekerja di sektor ekonomi, salah satunya pada usahatani kakao.
Kontribusi wanita tani pada kegiatan domestik lebih besar yaitu 82,04%,
sedangkan pada kegiatan produktif yaitu 17,96%. (3) Faktor – faktor yang
berpengaruh nyata terhadap curahan waktu tenaga kerja wanita adalah luas lahan
dan jumlah produksi, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh nyata terhadap
curahan waktu tenaga kerja wanita adalah umur, jumlah anggota keluarga, dan
pendidikan.
Description
:: Finalisasi file repositori 28 September 2026_Kurnadi
