Analisis Kekuatan dan Kelemahan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Mandiri di Desa Candimulyo Jombang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis salah satu Badan Usaha Milik
Desa (BUMDes) yang ada di Kabupaten Jombang. Kabupaten Jombang merupakan
salah satu wilayah di Jawa Timur yang seluruh desanya sudah memiliki BUMDes.
Salah satunya adalah BUMDes Karya Mandiri yang berada di Desa Candimulyo
Kecamatan Jombang. BUMDes tersebut sudah berdiri cukup lama yaitu dari tahun
2015. Awal berdiri, usaha yang dijalankan ada dua yaitu dibidang simpan pinjam
dan perdagangan sembako serta ATK termasuk fotocopy, print, dan jilid. Sejak
tahun 2015 sampai tahun 2022, unit usahanya belum ada penambahan dan yang
sedang dijalankan pun masih belum berkembang. Bahkan unit usaha simpan pinjam
mengalami kemacetan. Barulah pasca adanya pandemi COVID-19 pada tahun 2022
BUMDes Karya Mandiri menambah satu unit usaha yaitu pujasera.
Pembangunan pujasera tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah
Desa Candimulyo dalam pengembangan BUMDes. Dukungan pemdes itu berupa
pemberian lahan kosong yang saat ini sudah berdiri pujasera Candimulyo. Adanya
pujasera Candimulyo ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan kembali
perekonomian masyarakat desa setelah pandemi dengan menciptakan lapangan
pekerjaan baru. Selanjutnya, bulan juni 2024 unit usaha BUMDes Karya Mandiri
bertambah lagi yaitu wahana air. Wahana air ini berlokasi di sungai yang berada
tepat di depan pujasera. Selain untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes),
unit usaha BUMDes ini juga untuk menjaga kebersihan sungai.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bagian dari
analisis SWOT yang terdiri dari kekuatan (strength), kelemahan (weakness),
peluang (opportunity), dan ancaman (threats). Peneliti tertarik untuk menganalisis apa saja faktor yang melatarbelakangi BUMDes Karya Mandiri sehingga dapat
menambah unit usaha baru setelah berdiri selama tujuh tahun. Faktor yang
dianalisis adalah faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal
(peluang dan ancaman).
Hasil analisis dalam penelitian ini memaparkan bahwa ada 11 faktor
internal, yang terdiri dari 3 kekuatan (strength) dan 8 kelemahan (weakness).
Kemudian terdapat 13 faktor eksternal, yang terdiri dari 7 faktor peluang
(opportunity) dan 6 ancaman (threats).
Description
Reupload file repository 24 februari 2026_agus/feren
