Hubungan Antara Motivasi Pasien dengan Kepatuhan Menjalani Perawatan Gigi Tiruan Lepasan di RSGMP Universitas Jember

dc.contributor.authorChairy Hayati
dc.date.accessioned2026-02-24T02:43:57Z
dc.date.issued2025-07-23
dc.descriptionReuploud file repositori 24 Feb 2026_Firli
dc.description.abstractKesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara menyeluruh, karena berperan dalam fungsi bicara, pengunyahan, dan estetika. Masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia masih tergolong tinggi, dengan prevalensi menurut Kemenkes mencapai 57,6%. Masalah utama kesehatan gigi dan mulut di Indonesia yaitu tingginya angka kehilangan gigi, terutama pada kelompok lanjut usia, yang dapat menurunkan kualitas hidup dan mengganggu kesejahteraan mereka. Perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kehilangan gigi adalah penggunaan gigi tiruan lepasan, baik gigi tiruan lengkap (GTL) maupun gigi tiruan sebagian lepasan (GTSL). Tujuan perawatan ini adalah untuk memulihkan fungsi estetika, mastikasi, dan fonetik, serta mencegah gangguan seperti perubahan posisi gigi, gangguan sendi rahang, dan penurunan relasi rahang. Sayangnya, meskipun angka kehilangan gigi cukup tinggi, penggunaan gigi tiruan lepasan masih rendah. Faktor yang dapat memengaruhi penggunaan gigi tiruan yaitu motivasi pasien dalam menjalani perawatan. Motivasi ini memengaruhi kepatuhan, baik yang berasal dari dalam diri pasien (intrinsik) maupun dari lingkungan sekitar (ekstrinsik). Kepatuan pasien dapat dilihat melalui bagaimana pasien dalam menjalani setiap rangkaian perawatan hingga kontrol. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi dengan kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan. Penelitian ini diharapkan dapat memahami sejauh mana motivasi berperan dalam kepatuhan pasien menjalani tahapan perawatan yang dilakukan. Jenis Penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional pada 77 subjek penelitian yang menjalani perawatan gigi tiruan lepasan di RSGMP Universitas Jember pada bulan Mei-Juni 2025 menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner untuk mendapatkan data terkait variabel motivasi dan checklist untuk mendapatkan data terkait variabel kepatuhan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman rank menggunakan software IBM SPSS Statistics versi 29. Hasil uji korelasi Spearman rank dalam penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan tingkat hubungan sedang antara motivasi dan kepatuhan dalam perawatan gigi tiruan lepasan di RSGMP Universitas Jember. Kesimpulan yang didapatkan bahwa motivasi berperan dalam mendorong perilaku patuh pasien terhadap perawatan, meskipun bukan merupakan satu-satunya faktor yang memengaruhi kepatuhan secara keseluruhan.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : drg. Hestieyonini Hadnyanawati, M.Kes. Dosen Pembimbing Anggota : drg. Kiswaluyo, M.Kes.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4193
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kedokteran Gigi
dc.subjectPerawatan Gigi
dc.subjectGigi Tiruan
dc.subjectMotivasi Pasien
dc.titleHubungan Antara Motivasi Pasien dengan Kepatuhan Menjalani Perawatan Gigi Tiruan Lepasan di RSGMP Universitas Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
CHAIRY HAYATI - 211610101032.pdf
Size:
762.3 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: