Makna Budaya “Taneyan Lanjhang” Terhadap Kontruksi Persepsi Orang Tua Mengenai Pendidikan Tinggi Anak (Studi Deskriptif di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember)

Abstract

Pendidikan tinggi menjadi salah satu faktor penting dalam peningkatan kesejahteraan sosial, namun keputusan melanjutkan pendidikan anak dipengaruhi oleh kondisi sosial budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis Makna Budaya “Taneyan Lanjhang” Terhadap Kontruksi Persepsi Orang Tua Mengenai Pendidikan Tinggi Anak. Kajian penelitian menggunakan konsep Taneyan Lanjhang, persepsi, dampak, dan pendidikan tinggi dengan pendekatan Human Capital Theory. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif di Desa Nogosari, Kabupaten Jember, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taneyan Lanjhang membentuk persepsi orang tua melalui nilai solidaritas, gotong royong, serta pengaruh keluarga besar. Kesimpulannya, persepsi orang tua terhadap pendidikan tinggi tidak hanya dipengaruhi faktor ekonomi, tetapi juga budaya dan lingkungan sosial.

Description

Finalisasi oleh agus 4 Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By