Pengaruh Green Marketing Terhadap Purchase Intention Dengan Green Trust Sebagai Variabel Mediator Pada Produk Skincare Avoskin
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Pada penelitian ini membahas pengaruh green marketing terhadap purchase
intention dengan green trust sebagai variabel mediasi, menggunakan studi kasus
pada produk skincare lokal Avoskin. Latar belakang penelitian didorong oleh
meningkatnya kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat, terutama generasi
muda, serta tantangan industri kosmetik dalam mengurangi dampak limbah plastik.
Avoskin dipilih karena konsistensinya dalam menerapkan prinsip keberlanjutan,
seperti penggunaan bahan alami, kemasan daur ulang, dan kolaborasi dengan
komunitas lingkungan.
Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan
menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden dari komunitas
Ayo Less Waste. Responden dipilih berdasarkan kriteria tertentu, yakni generasi Z
yang mengenal merek Avoskin. Data dianalisis dengan bantuan SPSS yaitu
instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya, serta data dianalisis
menggunakan uji asumsi klasik (normalitas, linearitas, multikolinearitas, dan
heteroskedastisitas) untuk memastikan kelayakan model regresi. Selanjutnya,
analisis jalur (path analysis) digunakan untuk melihat pengaruh langsung dan tidak
langsung antar variabel, dengan bantuan SPSS dan model PROCESS untuk menguji
efek mediasi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa green marketing dan green trust memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. Selain itu, green trust
juga terbukti berpengaruh signifikan sebagai mediator antara green marketing dan
purchase intention, yang menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen terhadap
nilai keberlanjutan suatu merek dapat memengaruhi niat beli mereka. Namun, nilai
pengaruh langsung antara green marketing terhadap purchase intention lebih besar
dibandingkan pengaruh tidak langsung melalui green trust. Hal ini menunjukkan
bahwa meskipun green trust memiliki peran sebagai mediator, perannya tidak
terlalu dominan. Konsumen cenderung membuat keputusan membeli langsung
berdasarkan persepsi terhadap strategi pemasaran hijau yang dilakukan perusahaan,
tanpa harus dipengaruhi oleh kepercayaan yang terbentuk melalui mediasi. Studi ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap literatur pemasaran
berkelanjutan serta menawarkan rekomendasi praktis bagi perusahaan dalam
merancang strategi pemasaran. Peneliti juga menyarankan agar studi di masa
mendatang mempertimbangkan variabel mediasi lain yang mungkin lebih kuat,
seperti brand image atau environmental awareness, untuk memberikan pemahaman
yang lebih luas mengenai faktor-faktor yang memengaruhi purchase intention
dalam konteks produk ramah lingkungan.
Description
Reupload file repository 11 februari 2026 maya/mita
