Desain Kapal sebagai Sarana Pengangkut Kereta Api Logistik di Rute Merak - Bakauheni
| dc.contributor.author | Cheka Ardian Trisna Pratama | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-12T06:41:00Z | |
| dc.date.issued | 2025-12-16 | |
| dc.description | Reupload file repositori 20 Mei 2026_Maya Approved by Teddy | |
| dc.description.abstract | Upaya pemerintah untuk menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera melalui mega proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) yang mengakomodasi jalan raya sekaligus jalur rel belum terealisasikan hingga saat ini karena anggaran pembangunan mencapai 225 triliun dan tantangan zona seismik. Proyek tersebut direncanakan akan dibangun pada tahun 2012 - 2014 dan dioperasikan pada tahun 2025. Penundaan pembangunan JSS menegaskan perlunya solusi alternatif yang lebih cepat dan realistis, seperti desain kapal ferry pengangkut kereta barang berkapasitas besar yang mampu memindahkan gerbong secara langsung tanpa bongkar muat, mengatasi keterbatasan konektivitas lintas pulau, serta memperkuat integrasi logistik nasional melalui jalur laut. Dari hasil pengumpulan data dan analisis teknis yang ada, maka didapatkan desain kapal pengangkut gerbong dengan dimensi panjang (LPP) 90 m, lebar 20 m, sarat air 4 m, dan tinggi 6,3 m. Kapal memiliki hambatan total sekitar 184,5 kN sehingga menggunakan daya mesin sebesar 2.600 KW. Pemuatan gerbong ditempatkan di main deck yang memiliki 5 jalur rel dengan tipe R25. Masing-masing jalur dapat menampung hingga 6 gerbong, sehingga dalam sekali pemuatan kapal memiliki kapasitas angkut sebesar 30 gerbong. Proses bongkar muat menggunakan ramp door sebagai penghubung main deck kapal dengan dermaga pelabuhan. Desain telah disesuaikan dengan regulasi Peraturan Menteri Perhubungan no. 60 Tahun 2012 terkait batas ruang bebas prasarana perkeretaapian, International Maritime Organization 2006 terkait stabilitas utuh, dan SOLAS 2007 terkait Life Saving Equipment dan Fire Fighting Equipment. Seluruh kriteria minimum stabilitas kapal telah dipenuhi seperti luas area kurva untuk sudut 0o – 40o di atas 5,16 m.rad, maksimum lengan GZ pada sudut 30o di atas 0,2 m, dan sudut maksimum lengan GZ di atas 25o. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Rudianto, S.T., M.T. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8822 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Jembatan Selat Sunda | |
| dc.title | Desain Kapal sebagai Sarana Pengangkut Kereta Api Logistik di Rute Merak - Bakauheni | |
| dc.type | Other |
