Analisis Efektivitas Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dalam Menurunkan Biological Oxygen Demand (BOD) pada Air Lindi Melalui Fitoremediasi
| dc.contributor.author | Aprillia Iska Ayu Kusuma | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-13T05:10:24Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-31 | |
| dc.description | Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026 | |
| dc.description.abstract | Air lindi merupakan cairan hasil dekomposisi sampah yang terbentuk akibat perkolasi air melalui timbunan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Air lindi mengandung bahan organik, nutrien, serta berbagai senyawa pencemar yang dapat menurunkan kualitas lingkungan apabila tidak diolah dengan baik. Salah satu parameter yang digunakan untuk mengetahui tingkat pencemaran organik adalah BOD. Fitoremediasi merupakan salah satu metode pengolahan limbah yang memanfaatkan tanaman untuk menyerap dan menurunkan konsentrasi bahan pencemar. Eceng gondok (Eichhornia crassipes) dipilih karena memiliki sistem perakaran yang panjang dan lebat sehingga mampu menyerap bahan organik serta mendukung aktivitas mikroorganisme pada daerah perakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tanaman eceng gondok dalam menurunkan kadar BOD pada air lindi serta mengetahui pengaruh variasi berat tanaman dan konsentrasi air lindi terhadap proses fitoremediasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental skala laboratorium menggunakan sistem batch. Air lindi diperoleh dari TPA Pakusari Kabupaten Jember, sedangkan pengujian kadar BOD dilakukan di Laboratorium Lingkungan Perum Jasa Tirta 1. Variasi perlakuan terdiri atas berat tanaman eceng gondok 100 gram dan 150 gram dengan dua konsentrasi air lindi, yaitu Konsentrasi 1 (100% air lindi) dan Konsentrasi 2 (75% air lindi). Pengamatan dilakukan selama 21 hari dengan pengambilan sampel pada hari ke-0, ke-7, ke-14, dan ke-21. Analisis data dilakukan menggunakan perhitungan efektivitas penurunan BOD dan analisis regresi kuadratik untuk menggambarkan hubungan antara waktu pengamatan dan perubahan kadar BOD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar BOD pada seluruh perlakuan cenderung menurun hingga hari ke-14, kemudian meningkat kembali pada hari ke-21. Peningkatan kadar BOD pada akhir pengamatan diduga dipengaruhi oleh menurunnya kondisi fisiologis tanaman sehingga sebagian jaringan tanaman mengalami peluruhan dan menambah kandungan bahan organik di dalam media. Efektivitas penurunan BOD tertinggi diperoleh pada perlakuan eceng gondok 150 gram dengan Konsentrasi 2 sebesar 49,75% pada hari ke-14. Perlakuan eceng gondok 100 gram pada Konsentrasi 2 menghasilkan efektivitas sebesar 40,90%, sedangkan perlakuan terbaik pada Konsentrasi 1 diperoleh pada eceng gondok 150 gram dengan efektivitas sebesar 28,70%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan biomassa tanaman yang lebih besar pada konsentrasi air lindi yang lebih rendah memberikan kemampuan penyisihan BOD yang lebih baik. Analisis regresi kuadratik menunjukkan bahwa perubahan kadar BOD selama proses fitoremediasi mengikuti pola nonlinier. Model regresi pada perlakuan eceng gondok 150 gram dengan Konsentrasi 2 memberikan nilai koefisien determinasi (R²) tertinggi sebesar 0,9767, yang menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan sebagian besar variasi perubahan kadar BOD selama penelitian. Pola kuadratik tersebut menggambarkan bahwa penurunan kadar BOD berlangsung hingga mencapai kondisi optimum pada hari ke-14, kemudian meningkat kembali akibat penurunan kemampuan fitoremediasi tanaman setelah waktu kontak yang terlalu lama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa eceng gondok memiliki potensi sebagai tanaman fitoremediator dalam menurunkan kadar BOD pada air lindi. Perlakuan menggunakan biomassa tanaman 150 gram pada Konsentrasi 2 dengan waktu pengolahan selama 14 hari merupakan kondisi yang paling efektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan teknologi pengolahan air lindi yang sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan, serta menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya dengan penambahan variasi biomassa tanaman, konsentrasi air lindi, maupun parameter kualitas air lainnya. | |
| dc.description.sponsorship | Cantika Almas Fildzah, S.T., M.T. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/13906 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | FAKULTAS TEKNIK | |
| dc.subject | BOD | |
| dc.subject | Lindi | |
| dc.subject | Fitoremediasi | |
| dc.subject | Eceng Gondok | |
| dc.title | Analisis Efektivitas Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dalam Menurunkan Biological Oxygen Demand (BOD) pada Air Lindi Melalui Fitoremediasi | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 221910601037 - APRILLIA ISKA AYU KUSUMA - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 624.55 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601037 - APRILLIA ISKA AYU KUSUMA - BAB 1.pdf
- Size:
- 336.5 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601037 - APRILLIA ISKA AYU KUSUMA - BAB 2.pdf
- Size:
- 511.66 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601037 - APRILLIA ISKA AYU KUSUMA - BAB 3.pdf
- Size:
- 584.17 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221910601037 - APRILLIA ISKA AYU KUSUMA - BAB 4.pdf
- Size:
- 699.71 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
