Strategi Manajemen Pembelajaran  pada Kelas Inklusi di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bondowoso

Abstract

Setiap satuan pendidikan diwajibkan menyediakan layanan pendidikan yang layak bagi seluruh murid, termasuk murid yang memiliki kebutuhan khusus. Upaya untuk mewujudkan layanan tersebut dilakukan melalui penyelenggaraan pendidikan inklusif. Pada pendidikan inklusif diperlukan manajemen pembelajaran yang terstruktur sehingga mampu mengakomodasi kebutuhan belajar setiap murid. Bagi murid berkebutuhan khusus, pengelolaan pembelajaran dilakukan melalui prinsip adaptasi, yaitu adaptasi kurikulum, instruksional, dan lingkungan belajar. Pada kenyataannya, masih banyak sekolah yang menghadapi tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif sehingga proses pembelajaran kurang optimal. Hasil observasi dan wawancara awal di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bondowoso sebagai salah satu sekolah inklusif menunjukkan bahwa terdapat lima kelas inklusi yang mengakomodasi 10 murid berkebutuhan khusus dengan berbagai diagnosis, seperti Autism Spectrum Disorder (ASD), retardasi mental, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), dan slow learner. Bentuk pelayanan untuk murid berkebutuhan khusus dilaksanakan dengan penerapan model kelas reguler dengan pull out, penyediaan tenaga shadow teacher, serta program pembelajaran individual. Pelayanan pembelajaran yang diberikan oleh pendidik di sekolah ini dapat mendukung perkembangan kemampuan murid berkebutuhan khusus serta menciptakan lingkungan belajar yang ramah. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi manajemen pembelajaran pada kelas inklusi yang dilakukan oleh pendidik di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bondowoso.

Description

Finalisasi oleh agus 3 Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By