Model Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Tauhid Pada Lembaga Dakwah Multi Unit di Yayasan Adh-Dhuha Jember
Loading...
Files
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara kuatnya pembinaan spiritual berbasis nilai Tauhid dengan implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) pada aspek administratif, profesionalisme, dan kesejahteraan karyawan di Yayasan Adh-Dhuha Jember. Meskipun nilai Tauhid telah menjadi landasan dalam berbagai aktivitas kelembagaan, implementasinya pada fungsifungsi Islamic Human Resource Management (IHRM) masih memerlukan penguatan agar tercipta pengelolaan sumber daya manusia yang lebih seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi nilai Tauhid sebagai landasan MSDM, mendeskripsikan implementasi nilai Tauhid pada fungsi-fungsi utama IHRM, serta merumuskan Model Integrasi Tauhid dalam Islamic Human Resource Management. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pengurus yayasan, kepala unit serta tenaga pendidik. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Tauhid diposisikan sebagai landasan filosofis dalam seluruh kebijakan dan praktik MSDM dengan menjadikan syariat Islam sebagai pedoman pengelolaan organisasi. Implementasi nilai Tauhid diwujudkan pada fungsi perencanaan SDM, rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pengembangan, penilaian kinerja, kompensasi, serta retensi dan pengembangan karier melalui pembinaan spiritual, budaya organisasi Islami, dan etika kerja Islami. Penelitian ini merumuskan Model Integrasi Tauhid dalam Islamic Human Resource Management yang mengintegrasikan nilai Tauhid ke dalam seluruh fungsi IHRM berdasarkan prinsip ‘adl (keadilan), amanah (kepercayaan), dan tawazun (keseimbangan). Model tersebut diharapkan menjadi kontribusi konseptual bagi pengembangan MSDM pada lembaga dakwah sehingga mampu mewujudkan profesionalisme, kepatuhan terhadap syariat, serta kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 04 Agustus 2026_Kholif Basri
